Rp13 Miliar Diduga Mengalir ke Krisbiantoro untuk Tutup Kasus KUR Lombok Timur
Mataram (NTB Satu) – Sidang korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI untuk petani Lombok Timur terus terungkap fakta baru. Kali ini terdakwa bendahara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Lalu Irham Rafiuddin Anum memberikan kesaksian untuk terdakwa Amiruddin.
Dalam sidang yang dipimpin I Ketut Somanasa, Irham bercerita soal upaya dia bergerilya menutup kasus KUR yang sudah masuk ke meja kejaksaan.
Lihat Juga:
- Perkuat Kemitraan Global, NTB Kenalkan Potensi Pariwisata hingga Energi Terbarukan ke Kanada
- UIN Mataram Masuk 100 Top Perguruan Tinggi Nasional Versi Webometrics 2026
- 266 Gempa Terdeteksi di Selat Lombok Selama Enam Hari, BMKG Imbau Mitigasi Mandiri
- Sambut HUT Ke-67, Pemkab Sumbawa Agendakan Groundbreaking Proyek Industri Unggas hingga Pecahkan Rekor MURI Kopi
Irham yang juga Dirut CV Agro Biobriket dan Briket (ABB) yang ditunjuk menjalankan penyaluran dana KUR dari PT SMA itu, mengaku sudah mengetahui penyaluran dana bantuan itu sudah bermasalah.
“Awalnya saya bertemu dengan Moeldoko. Saya curhat mengenai persoalan dana KUR. Tetapi, Moeldoko hanya diam saja,” jelas Irham di hadapan majelis hakim, Senin, 12 Juni 2023.
Setelah pertemuan itu, dirinya bertemu dengan ipar Moeldoko, Arif Rahman. Selanjutnya, dikenalkan dengan Gus Rohmat.



