Rp13 Miliar Diduga Mengalir ke Krisbiantoro untuk Tutup Kasus KUR Lombok Timur

Mataram (NTB Satu) – Sidang korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI untuk petani Lombok Timur terus terungkap fakta baru. Kali ini terdakwa bendahara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Lalu Irham Rafiuddin Anum memberikan kesaksian untuk terdakwa Amiruddin.
Dalam sidang yang dipimpin I Ketut Somanasa, Irham bercerita soal upaya dia bergerilya menutup kasus KUR yang sudah masuk ke meja kejaksaan.
Lihat Juga:
- Polisi Tembak Gas Air Mata, Massa Aksi Dipukul Mundur Setelah Gedung DPRD NTB Terbakar
- TV hingga Papan Nama Ketua DPRD NTB Dijarah Massa
- Gedung DPRD NTB Ludes Dibakar Massa, Gubernur Iqbal Pernah Wacanakan Renovasi saat Anggaran Defisit
- Ditawari Rp150 Juta Jadi Buzzer, Jerome Polin: Uang Segini Bisa Naikkan Gaji Guru!
Irham yang juga Dirut CV Agro Biobriket dan Briket (ABB) yang ditunjuk menjalankan penyaluran dana KUR dari PT SMA itu, mengaku sudah mengetahui penyaluran dana bantuan itu sudah bermasalah.
“Awalnya saya bertemu dengan Moeldoko. Saya curhat mengenai persoalan dana KUR. Tetapi, Moeldoko hanya diam saja,” jelas Irham di hadapan majelis hakim, Senin, 12 Juni 2023.
Setelah pertemuan itu, dirinya bertemu dengan ipar Moeldoko, Arif Rahman. Selanjutnya, dikenalkan dengan Gus Rohmat.