WSBK dan Porprov Berdampak Ekonomi NTB Naik 3,57 Persen
Mataram (NTB Satu) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Wahyudin mengatakan, event Internasional World Superbike (WSBK) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi NTB, Jumat, 5 Mei 2023.
Selain itu lanjutnya, kegiatan panen raya komoditas pertanian, khususnya padi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2023.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tumbuh sebesar 3,75 persen. Angka tersebut berdasarkan perbandingan PDRB pada triwulan I tahun 2023 dengan triwulan I tahun 2022.
Sedangkan pada triwulan IV 2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat tetap tinggi yakni 5,01% (yoy). Hal ini menunjukkan, pertumbuhan ekonomi NTB konsisten untuk terus meningkat.
Berdasarkan hasil triwulan I tahun 2023, pertumbuhan tertinggi berdasarkan lapangan usaha secara year on year (y-o-y) adalah sektor konstruksi seperti pengadaan semen. Sektor perdagangan seperti peningkatan penjualan mobil dan sepeda motor, serta meningkatnya kunjungan ke pusat perbelanjaan pasca PPKM.
“Untuk sektor konstruksi 12,76 persen, sektor perdagangan 9,07 persen,” tutur Wahyudin.
Selanjutnya ia mengatakan, Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi berikutnya adalah jasa perusahaan (7,68%). Pertumbuhan tersebut akibat meningkatnya aktivitas agen perjalananan dan biro perjalananan wisata. (MYM)
Lihat jiuga:
- 8.418 Jiwa Peserta BPJS PBI di KSB Dinonaktifkan, Dinsos Jamin Aktivasi Instan bagi Pasien Darurat
- Pemkab Sumbawa Siapkan Sistem Kupon dan Pembelian Berbasis Alamat Atasi Gejolak Harga dan Kelangkaan LPG 3 Kilogram
- Tak Puasa karena Haid? Ini Amalan Perempuan saat Ramadan dengan Pahala Berlimpah
- Jadwal Buka Puasa Wilayah NTB Hari ini Jumat, 20 Februari 2026
- Prabowo di Forum Board of Peace: Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza
- Dinas Dikbud NTB “Dikepung” Kasus Dugaan Korupsi, Aidy Furqan: Kita Serahkan ke APH



