IKLAN
NTB

Komunitas Teater Didorong Terus Konsisten Gelar Pertunjukan

Mataram (NTB Satu) – Sepanjang tahun 2022, tercatat telah tergelar sejumlah pertunjukan teater, baik yang berupa festival maupun pertunjukan konvensional. Hal tersebut menunjukkan bahwa teater makin berkembang di Provinsi NTB.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mendorong agar tetap konsisten menggelar pertunjukan, namun ia meminta agar komunitas-komunitas teater di NTB tidak selalu berharap kepada pemerintah. Ia mengharapkan komunitas-komunitas teater dapat menyasar sponsor kepada berbagai pihak perusahaan swasta.

IKLAN

“Pemerintah Provinsi NTB telah menyediakan fasilitas berbentuk ruangan supaya dimanfaatkan bagi kelompok-kelompok teater untuk belajar. Kami mengharapkan agar komunitas-komunitas teater di NTB tetap konsisten memproduksi pertunjukan dan festival,” ungkap Niken, Selasa, 11 Oktober 2022.

Teater adalah jenis kesenian pertunjukan drama yang dipentaskan di atas panggung. Secara spesifik, pengertian teater merupakan sebuah seni drama yang menampilkan perilaku manusia dengan gerak, tari, dan nyanyian yang disajikan lengkap dengan dialog serta akting.

Dari catatan NTB Satu, setidaknya telah tergelar tiga festival teater sepanjang tahun 2022, yaitu Festival Teater Modern Pelajar yang diinisiasi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Teater Putih Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram. Kemudian, Pekan Teater Pelajar yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Sasentra Universitas Muhammadiyah Mataram serta OnStage 2022 yang dihelat oleh Insomnia Theater Movement.

Kepada komunitas-komunitas teater, Niken menyarankan agar terus berproses dan menghasilkan karya-karya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebab, pertunjukan teater mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan serta ide-ide dan semangat baru untuk manusia.

“Melalui pertunjukan teater, orang-orang akan selalu mendapatkan pesan,” ujar Niken.

Selain itu, teater juga dapat dikatakan sebagai manifestasi dari aktivitas naluriah serta sebagai pembentukan strata sosial kemanusiaan yang berhubungan dengan masalah ritual, seperti upacara adat atau kenegaraan. Dalam sebuah teater terdapat berbagai jenis dan unsur-unsur yang perlu untuk dipahami demi menciptakan pertunjukan yang utuh dan baik.

“Saya meyakini bahwa pesan-pesan yang terkandung dalam pertunjukan teater dapat terus diperbaharui dan menjadi pelajaran untuk seluruh elemen masyarakat,” pungkas Niken. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button