Bupati Jarot Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Definitif Segera Masuk Tender
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) definitif di Kabupaten Sumbawa segera memasuki tahap tender. Kepastian itu muncul setelah seluruh persyaratan dan legalitas pembangunan rampung.
Bupati Jarot mengatakan, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa sudah meninjau langsung lokasi pembangunan beberapa hari lalu.
“Sekolah Rakyat sudah clear and clean. Dari aspek legalitas sudah semuanya. Beberapa hari yang lalu dari PU, dari Kementerian Sosial, mengecek final kemarin,” katanya kepada NTBSatu kemarin.
Menurut Bupati Jarot, hasil verifikasi tersebut akan langsung masuk tahap tender karena seluruh persyaratan telah selesai.
“Hasil verifikasi hari ini akan langsung masuk tender, karena semua persyaratan-persyaratannya sudah selesai semua,” ujarnya.
Pemkab Sumbawa menyiapkan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat definitif di kawasan Labuan Badas. Bupati jarot menyebut, pemerintah daerah memiliki lahan sekitar 20 hektar di kawasan tersebut.
“Kita (Pemkab) siapkan 20 hektar di sana, sedangkan kebutuhan pembangunan Sekolah Rakyat definitif ini sekitar 8 sampai 10 hektar,” tambahnya.
Siapakan Lahan 10 Hektare
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya mengatakan, lokasi pembangunan Sekolah Rakyat definitif berada di Labuan Badas, tepatnya di lahan milik pemerintah daerah di depan Pertamina Badas.
Menurutnya, Pemkab Sumbawa menyiapkan lahan seluas 10 hektar dan luas tersebut sudah memenuhi syarat dari Kemensos.
“Untuk seluruh dokumen pendukung sudah sesuai semua. Tinggal kita menunggu dari Kementerian Pekerjaan Umum, karena nanti pelaksanaan kegiatan,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu, 24 Mei 2026.
Suharmaji mengatakan, seluruh dokumen pendukung pembangunan telah lengkap. Saat ini, Pemkab Sumbawa menunggu tahapan pelaksanaan dari Kementerian PU yang akan menangani pembangunan fisik.
“Bisa saja Juli, bisa saja Agustus. Yang penting data-data telah lengkap,” katanya.
Ia juga memastikan tim dari Kementerian PU sudah turun meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat definitif di Sumbawa.
Pemkab Sumbawa berharap pembangunan Sekolah Rakyat definitif tersebut segera terealisasi. Menurut Suharmaji, program itu dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
“Semoga segera ya, karena selain pendidikan gratis, pemerintah pusat juga akan membantu pemberdayaan ekonomi keluarga siswa serta perbaikan rumah warga yang membutuhkan rehabilitasi,” tambahnya. (*)




