Headline NewsPolitik

PAN NTB Bantah Kaitan Mobil Dinas Pemkab Lobar dengan Agenda Muscab di Bima

Mataram (NTBSatu) – Polemik dugaan penggunaan mobil dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) untuk kegiatan Partai Amanat Nasional (PAN) di Bima, mendapat tanggapan dari internal partai.

Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PAN NTB menegaskan, hingga kini belum ada informasi maupun bukti valid untuk memastikan kendaraan yang mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Sumbawa, benar merupakan aset Pemkab Lobar yang kader gunakan.

Bendahara DPW PAN NTB, Hasbullah Muis Konco mengatakan, dokumentasi foto yang beredar justru menimbulkan banyak pertanyaan. Sebab, tidak memperlihatkan identitas kendaraan secara jelas.

IKLAN

“Tidak ada informasi, jadi kemudian dokumentasi foto itu dipertanyakan juga. Kan tidak jelas juga kalau itu mobil Lombok Barat. Dan kita nggak tahu apakah itu benar dan kejadiannya seperti apa juga, nggak ada yang tahu,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurutnya, foto yang ia terima tidak menunjukkan ciri khas kendaraan dinas, termasuk nomor polisi maupun identitas instansi pemilik kendaraan.

“Karena kan foto yang dikirim ke saya itu tidak ada platnya, tidak ada tulisannya. Lalu bagaimana saya bisa menjelaskan, itu mobil yang dipakai kader,” tambah anggota DPRD NTB tersebut.

IKLAN

Benarkan Agenda Muscab PAN di Bima

Hasbullah juga menegaskan, tidak ada agenda resmi DPW PAN NTB selain pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di sejumlah daerah di Pulau Sumbawa. Namun ia mengaku, tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang berangkat maupun apakah terdapat rombongan dari pengurus DPW.

“Secara resmi nggak ada, jadi memang ada Muscab di daerah itu. Ya biasalah itu. Yang berkewajiban itu ketua DPW atau siapa pun yang berkesempatan,” katanya.

Ia mengaku belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh, lantaran belum melakukan klarifikasi langsung kepada ketua DPW PAN NTB maupun pihak-pihak terkait lainnya.

“Saya tidak bisa menanggapi karena pertama, dokumentasi foto yang dikirimkan ke saya itu, saya belum bisa verifikasi secara faktual. Yang kedua, saya belum klarifikasi hal ini baik ke ketua DPW ataupun ke teman-teman,” ujarnya.

Meski demikian, Hasbullah membenarkan pada waktu yang sama memang sedang berlangsung agenda Muscab PAN di wilayah Bima. Namun ia kembali menegaskan, belum mengetahui siapa saja kader yang hadir.

“Yang jelas waktu itu nggak ada agenda kader selain Muscab-muscab di Bima itu. Cuman kan siapa yang berangkat atau emang apakah ada rombongan DPW itu, wallahualam ya,” katanya lagi.

Tanggapan Pemkab Lombok Barat

Sementara itu, dari pihak Pemkab Lobar sendiri belum memberikan kepastian terkait dugaan keterlibatan kendaraan dinas daerah dalam insiden tersebut.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lobar, I Agus Wirawan Sastra mengaku belum menerima laporan resmi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait informasi tersebut.

“Maaf saya belum tahu, karena belum ada laporan dari OPD,” tulis Agus melalui pesan singkat kepada NTBSatu.

BKAD masih melakukan penelusuran terhadap nomor kendaraan yang diinformasikan dalam pemberitaan sebelumnya. “Kita akan cek dulu nanti ya,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lobar, Aria Damarwulan memastikan, instansinya tidak memiliki kendaraan jenis Toyota HiAce sebagaimana disebut dalam dugaan tersebut.

“Bapenda tidak memiliki mobil Hiace, mungkin OPD lain, silakan dikonfirmasi ke Bidang BMD BKAD Lobar utk pencatatan asetnya,” ujarnya.

Sebelumnya, terdapat dugaan penggunaan kendaraan dinas Pemkab Lobar untuk kepentingan membawa rombongan kader PAN menuju agenda Muscab di Kabupaten Bima. Dugaan lain, mobil berjenis Toyota Hiace Commuter itu mengalami kecelakaan di Sumbawa setelah melaju dengan kecepatan tinggi. (Zani)

Artikel Terkait

Back to top button