Anggota DPRD NTB Apresiasi Kiprah Sari Yuliati, Dinilai Banyak Berkontribusi untuk Daerah
Mataram (NTBSatu) – Anggota DPRD NTB Muhammad Aminurlah, memberikan apresiasi terhadap kiprah Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. Ia menilai, Sari telah banyak memberikan kontribusi bagi pembangunan dan masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Menurut legislator yang akrab disapa Aji Maman tersebut, keberadaan figur asal NTB di jajaran pimpinan DPR RI menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat daerah. Terlepas dari perbedaan latar belakang partai politik antara dia dengan Sari Yuliati.
“Kita bersyukur sebagai masyarakat NTB ini, bukan sebagai kader partai menurut saya beliau luar biasa dan bangga kita adanya wakil dari NTB yang menjadi Wakil Ketua DPR RI,” ujarnya kepada NTBSatu, Minggu 24 Mei 2026.
Ia menilai, kiprah Sari Yuliati selama di tingkat nasional, tidak hanya dirasakan masyarakat Pulau Lombok yang menjadi daerah pemilihannya. Akan tetapi, ia juga memberi dampak bagi wilayah Pulau Sumbawa.
“Kalau di Sumbawa sendiri kiprahnya beliau itu ya bisa memberikan PIP itu di Sumbawa maupun Lombok waktu itu luar biasa juga sih. Bukan beliau ini dapil Lombok, tapi beliau tetap berkontribusi di pendidikan, infrastruktur semua,” kata legislator fraksi ABNR DPRD NTB tersebut.
Maman juga menyebut, berbagai program yang dikawal Sari Yuliati. Mulai dari sektor pendidikan, bantuan masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat NTB.
Sari Yuliati disebut memiliki karakter kepemimpinan yang terbuka dan tidak membeda-bedakan orang meski berasal dari partai berbeda. “Beliau luar biasa karena tidak memandang rendah siapapun dan selalu tersenyum ke semua orang meskipun kita berbeda dalam partai,” ungkapnya.
Sebut Kritik Sebagai Dinamika
Pernyataan Maman itu muncul, di tengah dinamika ruang publik yang belakangan ramai membahas kinerja Sari Yuliati, sebagai legislator pusat. Sejumlah kritik dari aktivis dan pengamat politik sebelumnya, menyoroti efektivitas kontribusi politiknya di tingkat nasional.
Namun demikian, Maman menilai kritik merupakan bagian wajar dari dinamika politik, dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi setiap pejabat publik.
“Hal-hal yang subjektif yang disampaikan oleh teman-teman yang lain juga menjadi bahan koreksi bagi Ibu Sari Yuliati itu sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan,masyarakat tetap perlu melihat kontribusi seorang pejabat secara objektif. Terutama ketika keberadaannya dinilai membawa manfaat bagi daerah.
“Sebagai catatan yang saya sampaikan ini tidak subjektif ya. Kalau secara kontribusi banyak untuk daerah, baik infrastruktur, pendidikan, pertanian, ya banyak. Apakah kita tidak bersyukur dengan hal itu? Orang yang bermanfaat untuk daerah menurut saya,” tegasnya.
Sebagai informasi, meski secara elektoral Sari Yuliati terpilih dari Dapil NTB II Pulau Lombok, sejumlah program yang dikawalnya di tingkat pusat, disebut turut berdampak bagi masyarakat NTB secara umum. Termasuk wilayah Pulau Sumbawa. (*)




