Himpunan Mahasiswa Sendratasik UNU NTB bersama Lampaq Art Community Gelar Nobar Karya Drama Musikal
Mataram (NTBSatu) – Himpunan Mahasiswa Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB bersama Lampaq Art Community, menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) dan sharing session drama musikal “Ayahku Pulang” pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Kampus 1 UNU NTB tersebut bertajuk “PERARAS #15”.
Berawal dari keinginan komunitas untuk membuat sebuah karya kolektif, lahirlah “Ayahku Pulang”, sebuah drama musikal yang merupakan karya dari Lampaq Art Community bersama Himpunan Mahasiswa Sendratasik UNU NTB. Karya ini sudah dipentaskan sebanyak tiga kali selama Juli-Agustus 2025 di Taman Budaya NTB.
Ketua Panitia PERARAS #15, Firmansyah menjelaskan, karya ini menceritakan peran seorang ayah dalam keluarga melalui kedekatan emosional dengan anak.
“Isu sosial yang saat ini sering dijumpai di Lombok adalah peran seorang ayah. Dari sini kami ingin mengemas isu tersebut menjadi sebuah karya drama musikal, yang dapat menyampaikan pesan akan pentingnya kedekatan emosional seorang ayah dengan anaknya. Dan juga pentingnya peran seorang ayah di dalam rumah,” tutur Firmansyah kepada NTBSatu pada Kamis, 30 April 2026.
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sendratasik UNU NTB, Mega Mustika Hasim menjelaskan, kegiatan nobar ini mendapat dukungan penuh pihak kampus. Turut hadir Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dari berbagai universitas di Mataram, himpunan mahasiswa di UNU NTB. Serta, Paguyuban Mahasiswa NTT yang ada di Kota Mataram.
“Kampus sangat mendukung segala kegiatan yang kami adakan. Kami diizinkan untuk menggunakan fasilitas kampus sebagai tempat latihan dan tempat mengadakan acara serupa dengan hari ini. Kami mengundang beberapa pihak untuk menghadiri kegiatan ini, dengan tujuan agar mereka lebih mengetahui seni dan sejauh mana seni dapat berperan sebagai penyampai pesan di masyarakat,” jelas Mega. (*)



