Wabup Ansori Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Lape, Ingatkan Warga Waspada Musim Kemarau
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. Mohammad Ansori turun langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Ai Mual, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Sabtu 13 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Ansori juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang rawan memicu kebakaran.
Kunjungan itu sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Insiden itu menghanguskan satu unit rumah dan merusak dua rumah lainnya.
Pemkab Sumbawa melalui BPBD dan Dinas Sosial menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar. Mulai dari terpal, selimut, matras, paket pangan, beras, mi instan, makanan anak, air mineral hingga perlengkapan darurat lainnya.
Wabup Ansori menyampaikan duka mendalam kepada para korban. Ia memastikan pemerintah daerah hadir untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi. Semoga Allah memberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini untuk para korban,” ujar Wabup Ansori.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan mendesak para korban, terutama selama masa pemulihan pasca kebakaran.
“Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian para korban. Namun, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban untuk sementara waktu,” katanya.
Berdasarkan data BPBD Sumbawa, rumah milik Beni Agus Setiawan di RT 01 RW 04 Dusun Ai Mual mengalami kerusakan paling parah. Taksiran kerugian mencapai Rp325 juta. Sementara rumah milik Saharani mengalami kerusakan ringan dengan estimasi kerugian sekitar Rp15 juta. Serta, rumah milik Bagus Karunia mengalami kerusakan dengan taksiran kerugian sekitar Rp20 juta.
Total Kerugian Capai Ratusan Juta
Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp360 juta.
Selain menyerahkan bantuan, Ansori juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Menurutnya, musim kemarau yang mulai berlangsung meningkatkan risiko terjadinya kebakaran rumah maupun lahan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas. Pastikan sumber api dalam kondisi aman dan tidak ditinggalkan tanpa pengawasan,” pesannya.
Ia juga meminta warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan peralatan rumah tangga yang menggunakan api maupun listrik dalam kondisi baik.
“Pencegahan adalah langkah terbaik. Jangan menunggu musibah terjadi baru kita menyadari pentingnya kewaspadaan,” tegasnya.
Ansori memastikan pemerintah daerah bersama BPBD, Dinas Sosial, TNI-Polri dan relawan akan terus melakukan pendampingan terhadap warga terdampak hingga kondisi mereka kembali pulih.
“Pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah pemulihan bagi masyarakat terdampak,” ujarnya.
Ia berharap semangat gotong royong masyarakat tetap terjaga untuk membantu para korban bangkit dari musibah yang dialami.
“Kita harus saling membantu dan menguatkan. InsyaAllah dengan kebersamaan, para korban bisa segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” tutupnya. (*)




