Usai Singkirkan Inggris, Argentina Terancam Sanksi FIFA Buntut Spanduk Malvinas
Jakarta (NTBSatu) – Timnas Argentina terancam mendapat sanksi dari FIFA. Ancaman itu muncul setelah pemain Argentina membentangkan spanduk “Las Malvinas son Argentinas” usai mengalahkan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Kamis, 16 Juli 2026 dini hari WIB.
Kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris memastikan Argentina melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun. Lionel Messi berperan penting lewat dua assist yang menghasilkan gol Enzo Fernández pada menit ke-85 dan Lautaro MartÃnez pada menit ke-90+2.
Namun, euforia kemenangan berubah menjadi sorotan. Sejumlah pemain Argentina berfoto sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas”. Artinya “Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina”.
Kalimat tersebut merujuk pada sengketa wilayah Kepulauan Falkland. Masyarakat Argentina menyebut wilayah itu sebagai Kepulauan Malvinas. Argentina dan Inggris hingga kini masih memperselisihkan kedaulatan wilayah itu sejak pecahnya Perang Falkland pada 1982.
Isu tersebut juga terus mengiringi perjalanan Argentina sepanjang fase gugur Piala Dunia 2026. Sejumlah suporter beberapa kali melantangkan nyanyian bertema Malvinas di tribun stadion.
Tak hanya itu, Unggahan Wakil Presiden Argentina menjelang semifinal juga menarik perhatian publik karena menyinggung isu yang sama.
Regulasi FIFA
Sebagai informasi, FIFA memiliki regulasi yang melarang pemain atau suporter menampilkan pesan, simbol, maupun spanduk bernuansa politik selama pertandingan resmi.
Karena itu, aksi para pemain Argentina berpotensi menjadi bahan evaluasi Komite Disiplin FIFA untuk menentukan apakah tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku.
Menariknya, sebelum pertandingan berlangsung, pelatih Argentina Lionel Scaloni justru telah berusaha meredam tensi politik yang menyelimuti duel melawan Inggris.
Ia menegaskan semua pihak harus memandang semifinal sebagai pertandingan sepak bola. Ia juga meminta publik tidak mengaitkan laga itu dengan konflik sejarah Argentina dan Inggris mengenai Kepulauan Falkland atau Malvinas.
Sebelumnya, Argentina bukan kali pertama terseret persoalan serupa. Pada 2014, FIFA menjatuhkan denda kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina. Hukuman itu diberikan setelah para pemain membentangkan spanduk serupa sebelum laga persahabatan melawan Slovenia.
Saat itu, FIFA menjatuhkan denda 20.000 pound sterling atau sekitar Rp414,3 juta. FIFA menilai aksi tersebut melanggar aturan tentang pesan politik dan perilaku tim.
Hingga kini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi. FIFA juga belum memastikan apakah akan menjatuhkan sanksi atau hanya memberikan peringatan kepada Argentina atas aksi para pemainnya setelah semifinal. (*)




