Prabowo Soroti Manfaat MBG bagi Korban Gempa NTT
Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto meninjau penanganan korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 26 Agustus 2026. Ia langsung memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga di Kabupaten Nagekeo, NTT.
Dalam arahannya, Prabowo menegaskan pemerintah pusat sudah bekerja keras dalam penanganan gempa di NTT.
“Jadi setelah saya dapat laporan saudara-saudara saya mantau, kita sudah berbuat maksimal. Tentunya kita ingin berbuat lebih,” kata Prabowo mengutip live YouTube Sekretariat Presiden.
Ia pun mengapresiasi pemerintah daerah Kabupaten Nagekeo, khususnya Bupati yang bekerja maksimal untuk memenuhi kebutuhan korban gempa di NTT.
“Ini Bupati dan pemimpin yang paling dekat sama rakyat ya,” kata Prabowo.
Kepala Negara menyinggung manfaat Program Makan Bergizi Gratis atau MBG bagi masyarakat yang terkena dampak gempa di NTT. Prabowo menegaskan satu porsi MBG memberikan manfaat yang besar bagi seluruh korban gempa.
Ia tak ambil pusing jika ada elit politik atau tokoh yang memandang program MBG sebelah mata. Namun, ia yakin program andalannya itu bisa berguna untuk rakyat banyak.
“Anda yang merasakan mungkin juga manfaat besar dari program MBG. Kalau saya punya keyakinan hanya beberapa elit politik, yah dengan kepentingan politik tidak memahami. Tapi pada ujungnya akan memahami,” kata Prabowo.
Satu Porsi MBG Beri Manfaat Besar
Prabowo mengatakan, bahwa satu porsi MBG memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam keadaan susah. Ia mengaku mendapatkan banyak cerita terkait banyaknya masyarakat yang kelaparan.
“Kalau untuk orang mampu, satu porsi makanan itu tidak ada artinya. Tapi, untuk mereka dalam keadaan susah, dan susahnya juga berhari-hari banyak yang cerita kepada saya,” ucap Prabowo.
“Sekarang yang kita mikir ibu-ibu dan anak-anak.
Jadi MBG berperan. Kemudian saya yakin dengan nanti koperasi merah putih dan desa-desa nelayan kalau sudah berfungsi benar, sudah optimal, saya kira juga akan sangat membantu,” lanjutnya.
Sebagai informasi, pemerintah menyiagakan 71 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG bagi para pengungsi. Gempa bermagnitudo 7,7 itu mengguncang sejumlah wilayah NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dini hari. (*)




