Hukrim

Sejumlah Suporter Tim Basket SMAN 2 Mataram Diamankan Polisi Diduga Merusak Bus

Mataram (NTBSatu) – Polsek Sandubaya mengamankan sejumlah suporter tim basket SMAN 2 Mataram. Dugaanya, mereka terlibat dalam aksi pelemparan dan pengerusakan bus yang ditumpangi tim dan suporter SMAN 1 Selong, Lombok Timur.

Peristiwa tersebut terjadi di Simpang 3 Turide, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram pada Senin malam, 31 Agustus 2026.

“Kami mengamankan sejumlah suporter SMAN 2 Mataram ke Mapolsek untuk melakukan pendataan. Kami juga memintai keterangan terkait insiden tersebut,” kata Kapolsek Sandubaya, AKP Niko Herdianto, Selasa, 1 September 2026.

IKLAN

Informasi sementara, kedua tim sebelumnya baru selesai mengikuti turnamen basket di GOR 17 Turide. Dalam perjalanan pulang, puluhan sepeda motor yang merupakan suporter SMAN 2 Mataram mengejar bus pengangkut tim dan suporter SMAN 1 Selong.

Setibanya di sekitar Simpang tiga Turide, bus tersebut menjadi sasaran pelemparan. Akibat insiden itu, kendaraan mengalami sejumlah kerusakan. Sementara motif maupun pemicu aksi tersebut masih dalam pendalaman kepolisian.

“Belum terungkap secara jelas bagaimana awal persoalan hingga terjadi insiden tersebut. Kami masih mendalami penyebab pengerusakan,” ujar AKP Niko.

IKLAN

Polsek Sandubaya kemudian mengumpulkan sejumlah suporter yang mengetahui maupun terlibat dalam kejadian. Dalam proses mediasi, kedua belah pihak menyatakan kesediaannya menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Meskipun belum ada titik kesepakatan.

“Namun mediasi dan musyawarah akan kembali kami laksanakan. Sejumlah suporter yang kami data sementara boleh pulang. Tetapi mereka bersedia hadir kembali apabila sewaktu-waktu kami butuhkan,” jelasnya.

AKP Niko mengimbau seluruh pihak, termasuk para pelajar, guru, orang tua, dan suporter, agar tidak mudah terprovokasi.

Pihaknya memastikan terus memantau perkembangan situasi sekaligus membuka ruang komunikasi bagi kedua pihak. Langkah itu agar persoalan tersebut dapat selesai. Tidak mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Mataram.

“Kami meminta semua pihak tidak terprovokasi dan mendukung proses mediasi serta upaya perdamaian. Mari sama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan tidak terjadi persoalan susulan,” ajak Kapolsek. (*)

Artikel Terkait