Kota MataramPemerintahan

Mataram Dapat Rp4,5 Miliar dari Kemendagri, Dewan Ingatkan Insentif Tepat Sasaran

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memborong empat penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku–Nusa Tenggara.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar ajang tersebut di Jakarta, Kamis, 17 September 2026.

Empat penghargaan itu mencakup sektor lingkungan, perumahan, kesehatan, dan pendidikan. Mataram meraih Terbaik I kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dengan apresiasi insentif fiskal Rp2 miliar.

IKLAN

Mataram juga meraih Terbaik I kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah. Capaian tersebut membawa dukungan 300 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk program bedah rumah.

Selanjutnya, Mataram meraih Terbaik II kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dengan apresiasi insentif fiskal Rp1,5 miliar. Pada sektor pendidikan, Mataram meraih Terbaik III kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dengan apresiasi insentif fiskal Rp1 miliar.

Total apresiasi insentif fiskal dari tiga kategori mencapai Rp4,5 miliar. Selain itu, Mataram memperoleh dukungan 300 unit BSPS.

IKLAN

Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai, empat penghargaan itu menunjukkan kinerja Pemkot Mataram mendapat pengakuan pemerintah pusat.

Namun, Malik mengingatkan Pemkot Mataram agar menggunakan insentif sesuai peruntukan. Ia meminta pemerintah menjaga penggunaan anggaran agar tetap mengikuti tujuan pemberian insentif.

“Kami tentu mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Mataram. Ini prestasi yang harus kita syukuri bersama. Tetapi yang paling penting, insentif yang ada harus sesuai peruntukannya agar tetap on the track dan manfaatnya tepat sasaran,” ujar Malik, Senin, 21 September 2026.

Menurutnya, penghargaan tidak boleh berhenti sebagai pencapaian administratif. Insentif yang mengikuti penghargaan harus memperkuat sektor yang menjadi dasar penilaian.

“Jangan sampai penghargaan hanya menjadi seremoni. Insentifnya harus kita jaga penggunaannya, sesuai peruntukan dan ketentuan yang ada,” tegasnya.

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Sebelumnya, Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana mengatakan, empat penghargaan tersebut lahir dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat.

Mohan menyebut, capaian itu menjadi penyemangat bagi Pemkot Mataram untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan penyemangat bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas manfaat pembangunan, dan menjaga Kota Mataram agar semakin nyaman, sehat, serta layak huni bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, capaian pada sektor lingkungan, perumahan, kesehatan, dan pendidikan akan menjadi pemacu bagi pemerintah untuk memperkuat program pembangunan pada masing-masing sektor.

Apresiasi Mendagri

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, turut memberikan apresiasi atas capaian Kota Mataram. Dalam sambutannya, Tito menyebut Mataram sebagai salah satu daerah yang konsisten meraih penghargaan.

“Kota Mataram menang terus. Tadi Pak Wamenko memberitahu saya, itu ada kota yang sudah 4 kali juara. Kota Mataram sudah 4 kali ya, banyak juga Wali Kotanya bawa pulang duit untuk daerahnya,” ujar Tito, disambut tepuk tangan para hadirin.

Tito berharap, apresiasi tersebut mendorong pemerintah daerah terus meningkatkan kinerja, menghadirkan inovasi, dan memperbaiki pelayanan publik. (*)

Artikel Terkait