Lombok BaratPemerintahan

Pemkab Targetkan Pelantikan Sekda Lombok Barat Awal Oktober

Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) menargetkan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada awal Oktober 2026. Target tersebut mengikuti jadwal seleksi terbuka yang kini memasuki tahapan penilaian terhadap tujuh peserta.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Lobar, Prof. H. Agusdin, SE.,MBA., DBA., mengatakan proses seleksi Sekda berlangsung hingga 25 September besok.

“Rencananya awal Oktober pelantikan,” kata Agusdin, Senin, 21 September 2026.

IKLAN

Pansel menargetkan penyerahan tiga peserta terbaik kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada 28 September 2026. Agusdin mengatakan, Pansel akan menggabungkan seluruh nilai dari setiap tahapan seleksi.

“Langsung kita rekap nilai. Sambil menunggu nilai juga asesmen,” ujarnya.

Pansel kemudian mengolah seluruh nilai tersebut untuk menentukan tiga peserta terbaik. Tiga peserta terbaik tersebut merupakan hasil dari empat tahapan seleksi setelah administrasi.

IKLAN

“Hasilnya itu nanti nilai totalnya berapa. Tiga besar diserahkan ke PPK,” katanya.

Tujuh Peserta Masuk Tahap Penentuan

Sebanyak tujuh peserta sebelumnya lolos seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak. Pansel menyatakan, seluruh peserta memenuhi persyaratan untuk mengikuti tahapan berikutnya.

“Yang lolos tujuh. Itu akan ikut empat tahapan lainnya nanti,” kata Agusdin.

Seluruh peserta kini mengikuti rangkaian assessment, penulisan makalah, presentasi, dan wawancara. Pansel juga akan melibatkan lembaga assessment independen dalam proses penilaian.

Assessment mencakup Computer Assisted Test (CAT) dan diskusi kelompok. Tahapan tersebut jadwalnya berlangsung pada Rabu, 23 September 2026.

Selain itu, pansel menerapkan mekanisme khusus dalam penulisan makalah peserta. Peserta akan menulis makalah secara manual selama dua jam.

Mereka tidak boleh membawa telepon seluler atau menggunakan alat komunikasi selama proses tersebut. “Pokoknya dikasih waktu dua jam tulis tangan,” ujarnya. 

Menurutnya, mekanisme tersebut menjaga proses penulisan tetap berlangsung secara mandiri. Selain itu, gawai digital juga dilarang dalam tahapan ini. “Supaya mereka enggak buka-buka alat komunikasi,” katanya.

Peserta menjalani assessment wawancara pada Kamis, 24 September 2026. Selanjutnya, Pansel menggelar presentasi dan wawancara pada Jumat, 25 September 2026.

Agusdin mengatakan, Pansel akan menjalankan wawancara hingga seluruh peserta mendapat giliran. Setiap peserta biasanya mendapat waktu sekitar 40 menit dalam sesi wawancara.

“Karena sedikit sih, tujuh orang. Jadi bisa kita punya waktu untuk mereka,” ujarnya.

Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, Pansel menentukan tiga peserta terbaik. Ketiga peserta tersebut kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan mencakup kesehatan jasmani, rohani, dan bebas narkoba.

“Sabtu harus pemeriksaan kesehatan jasmani rohani dan bebas narkoba,” kata Agusdin.

Pansel menargetkan seluruh hasil tersebut selesai pada 28 September 2026. Pada tanggal itu, Pansel akan menyerahkan tiga nama terbaik kepada PPK. (*)

Khazani Darunnafis

Khazani atau Zani adalah Jurnalis NTBSatu yang fokus menulis di isu Daerah Lombok Barat, Politik, Kebencanaan dan Human Interest. Ia merupakan lulusan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram dengan Konsentrasi Jurnalistik.

Artikel Terkait