Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pulau Paserang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati laut tanpa keramaian. Pulau kecil yang berada di kawasan Sumbawa itu menyimpan perairan jernih, pasir putih, serta ekosistem bawah laut yang masih terjaga.
Kesan tersebut dirasakan langsung Alex Anwar, wisatawan asal Mataram, saat mengunjungi Pulau Paserang. Ia awalnya mengikuti trip tiga pulau yang mencakup Pulau Kenawa, Pulau Kambing, dan Pulau Paserang.
Alex mengaku tidak mengetahui bahwa rombongan akan menjadikan Pulau Paserang sebagai salah satu lokasi snorkeling. Namun, begitu kapal mendekati pulau, ia langsung terpukau dengan pemandangan yang tersaji.
“Dari jauh saja sudah kelihatan bagus. Setelah mendekat ternyata jauh lebih bagus daripada yang saya lihat sebelumnya di media sosial,” ujarnya kepada NTBSatu, belum lama ini.
Menurutnya, kejernihan air menjadi salah satu daya tarik utama Pulau Paserang. Air laut tampak berkilau dengan gradasi warna mulai dari toska, biru muda, hingga biru tua.
Wisatawan bahkan dapat menikmati pemandangan tersebut dari atas dermaga. Mereka tidak perlu naik ke bukit atau mencari tempat tinggi untuk melihat kejernihan laut di sekitar pulau.
Pilihan Tepat untuk Snorkeling
Alex juga menilai, Pulau Paserang cocok bagi wisatawan yang ingin mencoba snorkeling, termasuk pemula. Kondisi perairan yang tidak terlalu dalam dan arus yang relatif tenang membuat wisatawan lebih leluasa menikmati ekosistem bawah laut.
“Selain ekosistem lautnya bagus, terumbu karang dan ikan-ikannya juga bagus. Tempat ini juga cocok untuk pemula karena tidak terlalu dalam dan arusnya tidak terlalu besar,” ujarnya.
Bagi wisatawan yang belum mahir berenang, pemandu dari operator open trip maupun warga setempat dapat membantu selama aktivitas snorkeling. Kondisi itu membuat pengunjung tetap bisa menikmati keindahan bawah laut dengan lebih nyaman.
Selain menawarkan laut yang jernih, Pulau Paserang juga memiliki pantai dengan pasir putih yang halus.
Alex mengaku, hampir tidak menemukan sampah selama berada di kawasan tersebut, baik di daratan maupun di laut.
“Pasirnya putih, bersih, halus. Tidak ada sedikit pun sampah yang saya temukan. Lautnya juga masih bersih,” katanya.
Kondisi tersebut membuat suasana Pulau Paserang terasa berbeda dibandingkan destinasi wisata yang lebih ramai. Alex justru menyukai suasana sepi itu karena wisatawan dapat menikmati snorkeling dengan lebih leluasa.
Dekat dari Pulau Kenawa
Menurutnya, wisatawan dari Pulau Kenawa dapat menjadikan Pulau Paserang sebagai pilihan tambahan dalam perjalanan. Jarak kedua pulau juga relatif dekat. Kapal membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit dari Kenawa menuju Paserang.
“Kalau orang datang ke Kenawa dan belum puas snorkeling, bisa datang ke sini sekalian ke Pulau Kambing. Jaraknya tidak jauh, tetapi di sini masih sangat sepi,” ujarnya.
Suasana yang tenang, kata Alex, membuat pengalaman snorkeling terasa lebih menyenangkan. Wisatawan tidak perlu berdesakan dengan pengunjung lain untuk menikmati laut dan pemandangan sekitar.
Dermaga Pulau Paserang juga menjadi salah satu titik yang menarik perhatian wisatawan. Bentuk dan latar laut di sekitarnya membuat lokasi tersebut cocok untuk berfoto.
Alex mengatakan, banyak wisatawan dalam rombongannya memanfaatkan dermaga untuk mengabadikan momen. Dari titik tersebut, warna laut terlihat jelas dengan perpaduan biru dan toska yang membentang di sekitar pulau.
Pulau Paserang Jadi Alternatif
Ia pun merekomendasikan Pulau Paserang, bagi wisatawan yang ingin mencari alternatif destinasi setelah berkunjung ke Pulau Kenawa.
“Kalau ingin mencoba tempat lain, mungkin bisa ke sini, ke Pulau Paserang, untuk merasakan langsung vibes-nya,” katanya.
Bagi Alex, keindahan Pulau Paserang sulit tergambarkan hanya melalui kata-kata. Perpaduan laut yang jernih, pasir putih, ekosistem bawah laut, serta suasana yang masih sepi menjadi pengalaman yang menurutnya layak dirasakan langsung.
“Kalau dijelaskan dengan kata-kata, rasanya tidak cukup untuk mendeskripsikan keindahan Pulau Paserang. Sudah sepi, cantik, ekosistem lautnya juga cantik,” ujarnya.
Pulau Paserang pun menawarkan satu hal yang semakin sulit ditemukan di destinasi wisata populer, yakni ruang untuk menikmati alam dengan suasana yang masih tenang. (*)




