PeristiwaSumbawa

Rumah Warga di Desa Semamung Moyo Hulu Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik Ahmadi dan Halimah di Dusun Makmur, Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Minggu, 19 Juli 2026. Api melalap rumah panggung di bagian belakang sebelum menjalar ke bangunan permanen di bagian depan hingga menyebabkan kerugian sementara sekitar Rp300 juta.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 13.52 Wita. Tim kemudian bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil fire truck dan satu unit fire jeep.

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., mengatakan personel tiba di lokasi sekitar pukul 14.05 Wita dan langsung melakukan pemadaman bersama anggota Polsek Moyo Hulu, Koramil Moyo Hulu, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

IKLAN

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi. Kami mengerahkan dua unit mobil pemadam dan satu unit fire jeep. Berkat kerja sama seluruh personel dan masyarakat, api berhasil kami kendalikan sehingga tidak menjalar ke rumah warga lainnya,” ujar Sahabuddin.

Berdasarkan laporan Damkartan, api pertama kali muncul di rumah panggung yang menjadi area dapur. Material bangunan yang didominasi kayu membuat kobaran api cepat membesar hingga merembet ke bangunan permanen di bagian depan rumah.

Petugas kemudian memusatkan upaya pemadaman pada titik api terbesar agar kobaran tidak meluas ke permukiman di sekitarnya. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya material kayu yang terbakar.

IKLAN

Sahabuddin menjelaskan, personel berhasil mengendalikan api sekitar pukul 16.00 Wita setelah melakukan pemadaman dan pendinginan di seluruh bagian bangunan.

“Material rumah panggung yang sebagian besar menggunakan kayu membuat api cepat membesar. Namun personel tetap fokus melakukan pemadaman hingga lokasi benar-benar aman,” katanya.

Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran. Damkartan belum dapat memastikan sumber api yang menghanguskan rumah tersebut dan masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, rumah panggung di bagian belakang hangus terbakar, sementara bangunan permanen di bagian depan mengalami kerusakan berat. Damkartan memperkirakan nilai kerugian sementara mencapai sekitar Rp300 juta.

Warga Sampaikan Aspirasi Pembentukan Pos Damkar

Usai proses pemadaman, situasi sempat memanas ketika sejumlah warga menahan satu unit mobil fire truck Damkartan di halaman Kantor Camat Moyo Hulu. Warga menyampaikan aspirasi agar pemerintah menghadirkan Pos Damkar di Kecamatan Moyo Hulu sehingga waktu respons terhadap kejadian kebakaran dapat lebih cepat.

H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., mengatakan pihaknya memahami aspirasi masyarakat yang menginginkan layanan pemadam kebakaran lebih dekat dengan wilayah Moyo Hulu. Menurutnya, usulan tersebut akan menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Kami memahami harapan masyarakat Moyo Hulu agar memiliki Pos Damkar sendiri. Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan. Yang paling utama bagi kami saat ini adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh personel Damkartan akan terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa, meski harus menjangkau lokasi yang cukup jauh dari markas komando.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, TNI, Polri, pemerintah desa, dan semua pihak yang ikut membantu proses pemadaman. Sinergi tersebut membuat kami dapat mengendalikan api sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” ungkapnya. (*)

Artikel Terkait