PemerintahanSumbawa

Bupati Sumbawa Tekankan PAUD sebagai Fondasi Generasi Masa Depan

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menekankan peran pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam membentuk generasi penerus Sumbawa.

Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri puncak HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Sabtu, 12 September 2026.

Bupati hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria. Forkopimda Kabupaten Sumbawa, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, pengurus HIMPAUDI, kepala satuan PAUD, guru, dan tenaga pendidik PAUD turut hadir.

IKLAN

Bupati menilai anak-anak yang kini belajar di PAUD akan menjadi generasi penerus Sumbawa dalam 20 hingga 30 tahun mendatang. Karena itu, pendidikan pada usia dini memiliki peran penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan.

“Kalau kita berbicara tentang wajah Sumbawa 20, 30 tahun ke depan, tengoklah anak-anak kita yang ada di sekeliling kita. Mereka yang akan menjadi generasi penerus Sumbawa untuk 20, 30 tahun ke depan,” ujar Bupati.

PAUD Bentuk Karakter Sejak Dini

Bupati menjelaskan PAUD tidak hanya mengajarkan pengetahuan kepada anak. Lingkungan PAUD juga membantu anak belajar bersosialisasi, membangun keberanian, mengenal kemandirian, dan menyelesaikan persoalan sederhana.

IKLAN

Menurutnya, proses pendidikan pada usia dini turut membentuk karakter anak. Anak belajar menunggu giliran, berani tampil, menyampaikan perasaan, berbagi dengan teman, dan membangun kepercayaan diri.

“PAUD menjadi tempat pertama anak belajar selain ibu dan bapak, selain orang tua. PAUD menjadi tempat mendidik anak secara lebih konstruktif dan terdidik,” katanya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada guru dan tenaga pendidik PAUD. Ia menilai para pendidik menjalankan peran penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak dengan penuh kesabaran.

Menurutnya, hasil kerja guru PAUD tidak selalu langsung terlihat. Namun, perubahan perilaku anak dapat menunjukkan keberhasilan proses pendidikan.

“Bapak-Ibu mungkin tidak selalu mendapatkan tepuk tangan. Bapak-Ibu mungkin tidak setiap hari mendapat ucapan terima kasih. Tetapi ketika anak yang tadinya takut mulai berani tampil di depan kelas, itu sebuah keberhasilan,” ungkapnya.

Perkuat Sinergi Bangun Pendidikan Anak

Bupati juga mengapresiasi berbagai kegiatan HIMPAUDI, termasuk pawai PAUD se-Kabupaten Sumbawa. Ia menilai kegiatan tersebut membantu anak mengenal kebersamaan, keberagaman, budaya, tradisi, dan berbagai profesi.

“Dengan menggunakan pakaian adat dan pakaian berbagai profesi, anak-anak kita belajar mengenal budaya, tradisi, dan profesi,” jelasnya.

Bupati menilai pemerintah, HIMPAUDI, Bunda PAUD, satuan pendidikan, dan orang tua perlu memperkuat sinergi. Kolaborasi tersebut dapat membantu pemerintah meningkatkan kualitas layanan PAUD di Kabupaten Sumbawa.

Ia menegaskan pembangunan PAUD tidak cukup hanya dengan menambah jumlah satuan pendidikan, bangunan, dan fasilitas. Pemerintah juga perlu membangun lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, inklusif, dan sesuai kebutuhan anak.

“Mari kita bangun PAUD yang bukan hanya banyak jumlahnya, bukan hanya banyak bangunannya, bukan hanya banyak fasilitasnya, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, inklusif, sesuai dengan kebutuhan anak,” tegasnya.

Bupati kemudian menyampaikan penghargaan kepada seluruh keluarga besar HIMPAUDI, guru, dan tenaga pendidik PAUD. Ia menilai mereka memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi penerus Kabupaten Sumbawa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, saya mengucapkan sekali lagi selamat Hari Ulang Tahun HIMPAUDI ke-21,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait