Pemkab Sumbawa Hibahkan 55 Hektare Lahan untuk Pembangunan Yonif 16 Marinir
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menghibahkan lahan seluas 55 hektare untuk mendukung pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) 16 Marinir di Kabupaten Sumbawa.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot menandatangani naskah hibah bersama Panglima Korps Marinir TNI AL, Letjen TNI Dr. Endi Supardi, di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa, 9 Juni 2026.
Penandatanganan tersebut menandai dimulainya pembangunan Yonif 16 Marinir di Kabupaten Sumbawa.
Pemkab Sumbawa menyediakan 20 hektare lahan di kawasan Samota untuk markas Yonif 16 Marinir. Dan menyediakan 35 hektare lahan di kawasan Teluk Santong untuk kompi komposit.
Bupati Jarot menyampaikan apresiasi atas rencana pembangunan satuan Marinir di Kabupaten Sumbawa. Ia menilai kehadiran Yonif 16 Marinir akan memperkuat posisi strategis Kabupaten Sumbawa.
Menurut Bupati Jarot, keberadaan satuan tersebut juga akan mempercepat pembangunan di berbagai sektor daerah.
“Pemerintah Kabupaten Sumbawa sangat menyambut baik pembangunan Yonif 16 Marinir ini,” katanya.
Bupati Jarot berharap penyerahan lahan tersebut dapat mempercepat proses pembangunan markas Marinir.
Ia menjelaskan, Pemkab Sumbawa terus menjemput berbagai program strategis pemerintah pusat selama setahun terakhir.
“Upaya tersebut menghadirkan sejumlah program nasional untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Sumbawa,” tambahnya.
Bupati Jarot menyebut pembangunan Yonif 16 Marinir menjadi salah satu program strategis yang segera terealisasi.
Selain itu, pemerintah pusat juga menghadirkan pembangunan Yon TP 835 Samota di Kerekeh. Pemerintah pusat juga menjalankan Program Sekolah Rakyat dan proyek hilirisasi unggas terintegrasi.
Menurut Bupati Jarot, berbagai program tersebut akan memberikan dampak berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan markas Marinir menjadi wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama tersebut terus berlanjut sehingga Sumbawa menjadi basis pertahanan Marinir di Pulau Sumbawa.
Apresiasi Dukungan Pemda
Sementara itu, Panglima Korps Marinir TNI AL, Letjen TNI Dr. Endi Supardi menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumbawa.
Ia mengapresiasi dukungan dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan satuan Marinir tersebut.
Menurut Endi, pembangunan Yonif 16 Marinir akan memperkuat pertahanan dan keamanan kawasan Indonesia bagian tengah.
“Setelah serah terima lahan ini, kita langsung gas untuk mulai membangun. Jangan ditunda,” tegasnya.
Ia meminta seluruh pihak segera menjalankan tahapan pembangunan agar satuan tersebut cepat beroperasi.
Endi menilai kehadiran Yonif 16 Marinir juga akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, satuan Marinir dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta mendukung sektor pariwisata daerah.
“Korps Marinir memiliki berbagai fasilitas untuk mendukung pelayanan kesehatan dan kegiatan kemasyarakatan,” tambahnya.
Usai penandatanganan hibah, Bupati Jarot bersama Panglima Korps Marinir meninjau lokasi pembangunan Yonif 16 Marinir.
Rombongan meninjau kawasan Samota yang akan menjadi lokasi markas Yonif 16 Marinir. (*)




