Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen milik I Nyoman Simpen di RT 03 RW 04 Dusun Bina Karya Wonogiri, Desa Sebedo, Kecamatan Utan, Senin malam 29 Juni 2026. Meski akses menuju lokasi sulit dan pasokan air terbatas, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa berhasil mencegah api menjalar ke rumah warga lainnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, Sahabuddin, mengatakan laporan kebakaran masuk sekitar pukul 21.17 Wita dari warga setempat.
“Begitu menerima laporan, Regu 1 Zona Utan langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit mobil pemadam,” ujar Sahabuddin.
Menurut Sahabuddin, petugas tiba sekitar pukul 21.35 Wita. Setibanya di lokasi, personel bersama anggota Polsek Utan dan warga segera melakukan upaya pemadaman.
Namun, medan menuju titik kebakaran menjadi tantangan tersendiri. Kondisi jalan yang kurang memadai memperlambat akses kendaraan pemadam menuju rumah yang terbakar.
“Jalan menuju lokasi cukup sulit sehingga menyulitkan pergerakan armada. Saat petugas tiba, api sudah menguasai hampir seluruh bangunan,” jelasnya.
Selain itu, keterbatasan sumber air membuat warga tidak mampu mengendalikan kobaran api secara mandiri.
“Ketersediaan air sangat minim. Karena itu, warga kesulitan melakukan pemadaman sebelum petugas datang,” katanya.
Prioritas Padamkan Api
Meski menghadapi sejumlah kendala, petugas tetap fokus mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
“Prioritas kami bukan hanya memadamkan api, tetapi juga melindungi rumah-rumah lain agar tidak ikut terbakar,” tegasnya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Petugas berhasil mengendalikan kebakaran pada pukul 22.01 Wita dan memastikan situasi aman.
“Alhamdulillah, api berhasil kami padamkan dan tidak menyebar ke bangunan lain,” ungkapnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan rumah milik I Nyoman Simpen. Sementara itu, penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran karena proses penyelidikan masih berlangsung,” tambahnya.
Sahabuddin memperkirakan kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp200 juta. Setelah memastikan kondisi aman dan terkendali, seluruh personel Regu 1 Zona Utan kembali ke pos pada pukul 22.15 Wita.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari,” pungkasnya. (*)




