Sumbawa

Percikan Las Hanguskan Rumah di Lape, Kerugian Capai Rp300 Juta

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah permanen di Dusun Ai Mual, Desa Labuan Kuris, Kecamatan Lape, Jumat sore 12 Juni 2026. Dugaannya, insiden ini akibat percikan api las, menghanguskan satu unit rumah milik Beni Agustiawan dan menyebabkan satu rumah lainnya milik Yuli Permatasari terdampak. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp300 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 17.54 Wita.

“Setelah menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas ke bangunan lain,” ujar Sahabuddin, Sabtu 13 Juni 2026.

IKLAN

Damkartan Kabupaten Sumbawa mengerahkan dua unit mobil fire truck ke lokasi bersama personel Satgas 3 Mako dan tim penyelamatan Damkar.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.48 Wita, petugas mendapati api telah membesar dan melahap bangunan rumah milik korban. Semakin parah karena di dalam bangunan terdapat sejumlah material yang mudah terbakar.

“Api dengan cepat membakar bangunan sehingga petugas harus bergerak cepat untuk melakukan pemadaman dan penyekatan agar tidak merambat ke rumah-rumah di sekitarnya,” jelasnya.

IKLAN

Berdasarkan hasil pendataan awal, dugaannya kebakaran berasal dari percikan api las yang menyambar bahan bakar jenis bensin saat sedang dipindahkan ke dalam botol oleh istri pemilik bengkel.

“Informasi sementara yang kami terima, percikan api las mengenai bensin yang sedang dalam pengisian ke dalam botol sehingga memicu kebakaran dan menyambar sepeda motor serta material lain di dalam bangunan,” ungkapnya.

Api kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar isi bangunan. Sementara pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan sejumlah barang berharganya.

“Satu bangunan habis terbakar. Selain itu, satu unit televisi, satu lemari es, tiga lemari, dua kipas angin, serta sejumlah dokumen dan berkas penting ikut hangus terbakar,” katanya.

Berhasil Padamkan Api

Berkat kerja cepat petugas pemadam kebakaran dan aparat setempat, PLN, serta masyarakat, tim akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sebelum menjalar lebih luas ke permukiman warga.

“Kesigapan petugas bersama masyarakat sangat membantu proses pemadaman sehingga api tidak meluas dan menyebabkan kerusakan yang lebih besar,” ujarnya.

Setelah berjibaku hampir satu jam, petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 19.28 Wita. Situasi kemudian aman dan terkendali.

“Alhamdulillah api berhasil tim padamkan dan situasi dapat kita kendalikan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, perkiraannya kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman lebih lanjut.

Sahabuddin mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berhubungan dengan api maupun bahan bakar yang mudah terbakar.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan saat menggunakan alat las maupun saat menyimpan dan memindahkan bahan bakar. Tujuannya, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.(Marwah)

Artikel Terkait