Sumbawa

Dukung Program Sumbawa Hijau Lestari, DLH Masih Punya Stok 231 Ribu Bibit

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, terus memperkuat program penghijauan melalui gerakan Sumbawa Hijau Lestari. Hingga akhir Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa masih memiliki stok sekitar 231 ribu bibit pohon sengon dan kemiri yang siap ditebar di sejumlah wilayah.

Kepala DLH Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, ST., M.Eng., mengatakan, total bibit yang Pemkab siapkan tahun ini mencapai lebih dari 514 ribu batang. Terdiri dari 400 ribu bibit sengon dan 114 ribu lebih bibit kemiri.

“Sebagian besar bibit sudah didistribusikan dan ditanam di 24 kecamatan dalam rangka mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari,” ujar Pipin, Senin, 25 Mei 2026.

IKLAN

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat rehabilitasi lingkungan. Sekaligus, menjaga keberlanjutan kawasan hijau di Kabupaten Sumbawa.

“Penghijauan bukan hanya soal menanam pohon, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan lingkungan,” katanya.

Pipin menjelaskan, sisa stok bibit yang masih tersedia akan kembali disebar dan ditanam setelah musim penghujan tiba. Agar tingkat keberhasilan tumbuh tanaman lebih optimal.

IKLAN

“Kami menyesuaikan penanaman dengan kondisi cuaca supaya bibit yang ditanam dapat tumbuh maksimal,” jelasnya.

Selain pengadaan dari pemerintah daerah, Kabupaten Sumbawa juga akan menerima bantuan sekitar 100 ribu bibit kemiri dari BPDAS Provinsi NTB. Bantuan tersebut untuk kelompok masyarakat di sejumlah kecamatan wilayah penyangga hutan dan daerah rawan lahan kritis.

“Bibit bantuan dari provinsi rencananya akan disalurkan ke Batulanteh, Ropang, Lantung, Lunyuk, Orong Telu, Rhee, dan Marente di Kecamatan Alas,” ungkapnya.

Ia berharap, keterlibatan masyarakat dalam program penghijauan terus pemerintah perkuat agar gerakan menanam pohon tidak berhenti sebatas program seremonial semata.

“Keberhasilan program Sumbawa Hijau Lestari sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat tanaman yang sudah ditanam,” tambahnya.

DLH Sumbawa optimistis, program penghijauan tersebut mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kelestarian lingkungan, konservasi sumber air. Hingga pengurangan risiko bencana ekologis di Kabupaten Sumbawa. (Marwah)

Artikel Terkait

Back to top button