Lombok Timur

Bupati Iron Serukan Semangat Hijrah dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Momentum 10 Muharram

Lombok Timur (NTBSatu) – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju perubahan yang lebih baik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah. Pada kesempatan itu, panitia juga menyalurkan santunan kepada 200 anak yatim di Dusun Batu More, Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis, 25 Juni 2026.

Dalam sambutannya, H. Iron sapaan Bupati Lombok Timur, mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga tradisi santunan anak yatim yang telah berlangsung selama 46 tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kepedulian sosial yang masyarakat perlu terus jaga.

IKLAN

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberi perhatian serius terhadap peringatan Tahun Baru Islam. Di samping itu, Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk mendukung berbagai kegiatan dalam peringatan 1 Muharram.

“Kita ingin menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat. Semangat hijrah harus ditegakkan sebagai bagian dari identitas umat Islam,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, Pemkab Lombok Timur menggelar berbagai kegiatan 1 Muharram untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

IKLAN

Menurutnya, kegiatan seperti Car Free Night dan Car Free Day telah membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan. Karena itu, Bupati menilai penggunaan anggaran daerah untuk kegiatan tersebut sebagai investasi yang dapat memberikan dampak ekonomi lebih besar.

“Uang yang dikeluarkan pemerintah akan kembali berputar di masyarakat. UMKM bergerak, transaksi meningkat, dan pertumbuhan ekonomi ikut terdorong,” katanya.

Pentingnya Memuliakan Anak Yatim

Selain menyoroti aspek ekonomi, Bupati juga mengingatkan pentingnya memuliakan anak yatim. Ia meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut mendukung kegiatan santunan yang masyarakat selenggarakan.

Bupati menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban untuk mendukung kegiatan santunan anak yatim karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua panitia pelaksana, Sobahul Herawadi, menyampaikan panitia menyalurkan santunan kepada 200 anak yatim dari wilayah Montong Baan Selatan dan Montong Baan Induk.

Ia mengapresiasi kehadiran Bupati Lombok Timur dalam kegiatan tersebut dan menyebut santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap generasi penerus.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Baznas Lombok Timur juga menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Desa Montong Baan.

Wakil Ketua IV Baznas Provinsi NTB, Ketua Baznas Lombok Timur, unsur kecamatan, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat turut menghadiri kegiatan tersebut. (*)

Artikel Terkait