Alunan “Music Experience” Dorong UMKM dan Tenun Lokal
Lombok Timur (NTBSatu) – Alunan Music Experience kembali hadir sebagai ruang bagi pelaku industri kreatif dan UMKM lokal di Lombok Timur. Tahun ini, penyelenggara menggandeng sekitar 45 UMKM dalam kegiatan tersebut.
Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya melibatkan sekitar 35 UMKM. Penyelenggara menempatkan UMKM sebagai bagian penting dalam gelaran tersebut untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Event Director Alunan Music Experience, Ahmad Feryawan mengatakan, keterlibatan UMKM terus mereka tingkatkan setiap tahun.
“Alhamdulillah kami rasa meningkat. Tahun lalu sekitar 35 UMKM, sekarang bertambah menjadi 45 sekian UMKM,” kata Fery dalam press conference Alunan Music Experience, Jumat, 8 Agustus 2026.
Selain UMKM, Fery juga membawa tenun lokal ke dalam konsep pertunjukan. Penyelenggara menggunakan sejumlah motif tenun dalam desain kegiatan. Mereka juga menyiapkan kain tenun untuk para artis yang tampil.
Menurut Fery, langkah tersebut dapat memperluas promosi tenun Lombok Timur. Para artis juga akan mengunjungi kelompok penenun sebelum tampil di atas panggung.
“Artis-artis ini bisa menjadi brand ambassador terhadap tenun yang ditenun oleh ibu-ibu kami,” ujarnya.
Alunan Music Experience sendiri lahir dari Alunan Budaya. Fery menjelaskan, pihaknya ingin menjadikan musik sebagai ruang kolaborasi bagi berbagai sektor industri kreatif.
“Visi dari Alunan Music ini tentunya membuka ruang industri kreatif,” katanya.
Hadirkan Konsep Menarik
Melalui konsep tersebut, penyelenggara ingin mempertemukan musik, budaya, tenun, dan UMKM dalam satu kegiatan. Mereka juga membuka peluang membawa Alunan Music Experience ke sejumlah daerah di Lombok.
“Ke depan bisa saja Alunan Music kami adakan di Selong atau di mana. Ini adalah brand yang lahir dari storytelling, bukan hanya sekadar strategi,” ujarnya.
Tahun ini, Alunan Music Experience menghadirkan lima grup musik lokal. Event tersebut juga menghadirkan dua artis nasional, yakni PAS Band dan Ari Lesmana.
Penyelenggara menjual tiket mulai Rp55 ribu untuk kategori early bird. Tiket tersebut langsung habis terjual. Pre-sale pertama seharga Rp77 ribu juga telah sold out.
Saat ini, penyelenggara membuka pre-sale kedua dengan harga Rp90 ribu. Hingga Jumat, 8 Agustus 2026, penjualan tiket mencapai sekitar 35 persen.
Fery optimistis penjualan masih akan meningkat. Ia melihat peluang pembelian langsung di lokasi masih cukup besar.
Melalui Alunan Music Experience, penyelenggara ingin membangun ruang kreatif yang tidak hanya menghadirkan hiburan. Mereka juga ingin mendorong UMKM, memperkenalkan tenun lokal, serta membuka peluang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif di Lombok Timur. (*)




