Luncurkan Siaga Prima KSB, Integrasikan TRC Ambulans Satu Komando
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat terus mempercepat jangkauan layanan kesehatan bergerak bagi masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab merilis inovasi Siaga Prima KSB dan TRC Satu Komando yang terintegrasi dengan Aplikasi KSB Maju.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., meresmikan langsung sistem terpadu tersebut di Aula Lantai 3 Setda KSB, Selasa, 1 September 2026. Pelaksanaan peresmian ini berbarengan dengan penutupan pelatihan peningkatan kapasitas tim TRC Ambulans Puskesmas.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr. Carlof, membeberkan bahwa layanan TRC Ambulans telah menuntaskan 28.672 panggilan medis di 10 puskesmas hingga 31 Agustus 2026. Sementara itu, Puskesmas Poto Tano mencatat angka pelayanan tertinggi mencapai 4.873 kasus.
Menariknya, mayoritas penanganan medis di lapangan justru menyasar kasus non-emergensi sebesar 85,9 persen. Alhasil, kasus hipertensi dan diabetes melitus mendominasi penanganan langsung petugas medis di rumah-rumah warga.
“Dulu kita minta mendekati puskesmas, sekarang mendekatinya kita ke rumah-rumah,” ujar Bupati Amar, Selasa, 1 September 2026.
Respons Cepat Lewat Command Center
Sebab itulah, Dinas Kesehatan KSB merancang Siaga Prima KSB dengan tiga pilar utama. Inovasi ini mencakup Siaga Data, Siaga Sistem melalui Command Center, serta Siaga Layanan yang melibatkan Pustu sebagai first responder.
Melalui skema tersebut, sistem baru menyatukan rekam medis pasien ke dalam satu basis data digital. Dengan demikian, integrasi data inter-fasilitas kesehatan bisa mempercepat proses rujukan pasien saat kondisi kritis.
Selain meluncurkan aplikasi, Pemkab KSB juga membekali petugas lewat pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) dan Wound Care. Langkah ini bertujuan menjamin penanganan darurat di lapangan memenuhi standar keselamatan pasien.
Selanjutnya, Bupati Amar menegaskan bahwa pemutakhiran sistem kesehatan harus memberikan dampak langsung bagi warga KSB. Untuk itu, Pemkab Sumbawa Barat terus mendorong seluruh fasilitas kesehatan agar bekerja sinergis dalam satu komando layanan.
Akhirnya, acara peresmian berakhir dengan penyerahan penghargaan kepada peserta pelatihan terbaik dan pemenang Lomba TRC Ambulans Puskesmas 2026. Kegiatan penutupan ini turut mendatangkan jajaran pimpinan OPD serta Direktur Emergency Link Indonesia. (*)




