Pemkot Mataram Targetkan 50 Kambing dan 16 Sapi Kurban dari OPD
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mulai mematangkan persiapan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Salah satu fokus utama saat ini adalah pendataan serta pengumpulan hewan kurban, guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram, Amir Wisuda mengungkapkan, target awal pengumpulan hewan kurban dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 50 ekor kambing dan 16 ekor sapi. “Target sementara kita untuk hewan kurban di Kota Mataram berada di angka 50 ekor kambing dan 16 ekor sapi,” ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.
Meski demikian, Amir menyebut, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pengumpulan sumbangan dari seluruh OPD yang masih berlangsung hingga mendekati Iduladha. “Masih sangat mungkin bertambah, karena ini berasal dari partisipasi seluruh OPD di lingkungan Pemkot Mataram,” katanya.
Selain hewan kurban dari OPD, Pemkot Mataram juga telah menyiapkan penyaluran hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia. Penyerahan hewan kurban tersebut rencananya kepada pengelola Masjid Nurul Falah di kawasan Bebidas, Kelurahan Pagesangan.
“InsyaAllah besok akan diserahkan dari peternak kepada pengelola Masjid Nurul Falah di Bebidas, Kelurahan Pagesangan,” jelas Amir.
Ia menambahkan, sapi bantuan Presiden tersebut memiliki bobot hampir mencapai satu ton. “Beratnya sekitar 979 kilogram, hampir mendekati satu ton,” tambahnya.
Mekanisme Distribusi Hewan Kurban
Terkait mekanisme distribusi, Amir menjelaskan, Pemerintah Kota Mataram masih mengutamakan penyaluran hewan kurban dalam kondisi hidup. Namun, jika ada yang perlu melalui proses pemotongan akan di Rumah Potong Hewan (RPH).
“Biasanya disalurkan dalam bentuk hewan hidup. Kalaupun nanti ada yang dipotong, prosesnya akan dilakukan di RPH,” katanya.
Saat ini, Pemkot Mataram juga tengah memverifikasi berbagai permohonan penerima hewan kurban yang masyarakat ajukan. Mulai dari yayasan, TPQ, hingga lembaga sosial lainnya.
“Permohonan sudah banyak masuk. Ada dari yayasan, TPQ, dan berbagai lembaga masyarakat lainnya,” ungkap Amir.
Sementara itu terkait penggunaan kupon distribusi daging kurban, Amir mengatakan belum ada keputusan final. Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan hewan kurban memenuhi standar kelayakan yang Sekretariat Negara dan Sekretariat Presiden tetapkan.
“Kita belum bisa memastikan apakah nanti menggunakan kupon atau tidak. Yang terpenting hewan kurban memenuhi standar ideal sesuai ketentuan,” tambahnya. (*)




