Pemkot Mataram Gelar Ujikom Tiga Kandidat Kadis Dukcapil
Mataram (NTBSatu) — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram segera menggelar uji kompetensi (ujikom), untuk tiga kandidat calon Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis Dukcapil).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri mengatakan, panitia kini mematangkan persiapan ujikom yang targetnya berlangsung sepanjang Juni.
Pemkot mempercepat tahapan seleksi setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan izin pelaksanaan ujikom.
“Sudah keluar izinnya, tinggal sekarang untuk proses ujikomnya,” ujar Alwan, Selasa, 2 Juni 2026.
Alwan menjelaskan, tiga kandidat tersebut merupakan pejabat eselon II aktif lingkup Pemkot Mataram. Mereka akan bersaing memperebutkan kursi Kadis Dukcapil melalui serangkaian tahapan seleksi.
Menanggapi anggapan calon Kadis Dukcapil harus memiliki pengalaman sebagai camat, Alwan menegaskan aturan tidak mensyaratkan hal tersebut. Seluruh pejabat eselon II memiliki kesempatan yang sama sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Persyaratannya kan sudah ada. Semua eselon II itu cakap, makanya diusulkan oleh Pak Wali. Yang kita usulkan ini sekarang yang menjabat eselon II yang sekarang,” tegasnya.
Alwan juga membantah isu tentang calon pelengkap atau “calon boneka”. Menurutnya, ketiga kandidat memiliki peluang yang sama karena tim penilai akan mengukur kemampuan masing-masing melalui ujikom.
“Ini kan orang-orang terbaik yang kita usulkan. Sama, tidak ada yang beda-beda, sama. Semua nanti terungkap lewat uji kompetensi,” katanya.
Selain itu, Kemendagri juga mengubah mekanisme pelaksanaan ujikom. Tim penguji kini beranggotakan lima orang, terdiri atas dua unsur internal dan tiga unsur eksternal untuk memperkuat objektivitas penilaian.
“Sekarang memang berubah sistemnya, jadi ujikom itu lima orang. Intern dua orang, eksternalnya itu tiga orang,” jelasnya.
Pemkot Mataram menargetkan seluruh tahapan seleksi rampung pada Juni agar posisi definitif Kadis Dukcapil segera terisi. (*)




