Kota Mataram

Armada Trans Mataram Bertambah, Dishub Jadwalkan Operasional Bus Hibah Akhir Tahun

Mataram (NTBSatu) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram menjadwalkan operasional satu unit bus hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada akhir tahun 2026.

Saat ini, Dishub masih menyelesaikan pengurusan dokumen kendaraan sebelum mengoperasikan armada baru tersebut untuk melayani masyarakat.

Kepala Dishub Kota Mataram, Zulkarwin mengatakan, pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) masih berlangsung sehingga bus bantuan Kemenhub belum dapat melayani penumpang.

IKLAN

“Masih mengurus surat-surat kendaraan. Kemungkinan operasionalnya pada akhir tahun ini atau tahun depan,” ujarnya, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurut Zulkarwin, kehadiran bus hibah tersebut akan memperkuat layanan Trans Mataram yang selama ini mendapat respons positif dari masyarakat.

“Bus ini untuk masyarakat umum, termasuk pelajar. Kami ingin masyarakat semakin mudah mengakses layanan transportasi publik,” katanya.

IKLAN

Trans Mataram Layani Rute Strategis

Ia menjelaskan, tambahan satu unit bus membuat jumlah armada Trans Mataram menjadi tiga unit. Saat ini, dua unit bus telah beroperasi melayani satu rute yang menghubungkan sejumlah titik strategis di Kota Mataram.

“Dengan tambahan armada ini, kami berharap layanan Trans Mataram semakin optimal dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Zulkarwin mengatakan, pihaknya juga terus mengevaluasi rute pelayanan agar operasional angkutan publik berjalan lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami terus melakukan evaluasi. Jika ada kebutuhan penyesuaian rute atau pengembangan layanan, tentu akan kami kaji,” jelasnya.

Ia menegaskan, penyediaan angkutan publik tidak hanya bertujuan memberikan alternatif transportasi yang aman dan terjangkau, tetapi juga mendorong perubahan pola mobilitas masyarakat.

“Kami ingin masyarakat semakin terbiasa menggunakan transportasi umum. Selain lebih hemat, penggunaan angkutan publik juga membantu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi,” katanya.

Menurutnya, layanan Trans Mataram mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Warga memanfaatkan bus tersebut untuk berbelanja, mengurus keperluan di kantor pemerintahan, hingga bepergian ke sejumlah lokasi dalam Kota Mataram.

“Ada yang menggunakan bus untuk ke pasar, ada yang mengakses layanan publik, bahkan ada yang sekadar berkeliling menikmati suasana kota. Ini menunjukkan layanan Trans Mataram memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait