Kota Mataram

Antisipasi Peredaran Narkoba dan Kenakalan Remaja, Kaling Karang Taruna Perketat Keamanan Lewat CCTV dan Jam Malam

Mataram (NTBSatu) – Kepala Lingkungan (Kaling) Karang Taruna, Bambang Dwi Wahyudi mengungkapkan, tengah memperketat pengawasan wilayah dengan kamera pengawas (CCTV) untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas.

Mulai dari peredaran obat-obat terlarang hingga gangguan ketertiban umum yang melibatkan anak muda. Menurut Bambang, keberadaan rumah kos di lingkungannya memerlukan perhatian khusus.

“Di lingkungan kita pernah terjadi penangkapan transaksi narkoba. Ada juga yang ditangkap di luar, tetapi indikasinya mereka bertempat tinggal di kos-kosan sini. Karena kos ini berarti kita membicarakan orang dari luar yang tinggal di tempat kita, maka pelaporan keluar masuknya anak kos sekarang kita perketat,” tegasnya kepada NTBSatu, Jumat, 22 Mei 2026.

IKLAN

Selain area kos, kerawanan juga terdeteksi di sekitar area yang berdekatan dengan SMAN 9 Mataram. Lokasi tersebut kerap menjadi titik kumpul remaja dan beberapa kali dilaporkan terjadi keributan antar-pelajar.

“Itu Jalan Anggrek itu juga belum ada itu. Di wilayah kita ada satu sekolahan, SMAN 9. Beberapa kali laporan yang terjadi, namanya anak sekolah terkadang terjadi ribut antar teman. Itu yang perlu kami awasi yang di sana,” jelasnya.

Untuk memantau pola perilaku warga maupun penghuni kos, pemasangan CCTV berkualitas tinggi terus dikejar untuk memantau.

IKLAN

“Sekarang CCTV sudah ada di delapan titik, sisanya masih dua titik. Maka itu, masih kita bicarakan secara swadaya atau kita butuh bantuan pihak ketiga. Karena sangat membantu pengawasan ketertiban lingkungan, tetapi biayanya juga tidak sedikit, kemarin di satu titik sampai sebelas juta,” ucap Bambang.

Guna melengkapi pengawasan digital tersebut, Bambang tengah melemparkan wacana kepada warga Karang Taruna untuk memberlakukan pembatasan jam malam melalui sistem portal satu pintu.

“Pemberlakuan untuk jam malam yang melalui portal, jadi insyaAllah saya akan ajukan. Makanya itu yang kemarin baru saya lontarkan kepada warga terkait portal, supaya bisa satu pintu keluar masuk. Biar lebih gampang pengawasannya,” tutupnya. (Ashri)

Artikel Terkait

Back to top button