Lombok UtaraPariwisata

Gili Meno Masuk Daftar 100 Pulau Paling Tenang di Dunia 2026

Mataram (NTBSatu) – Gili Meno di Kabupaten Lombok Utara, NTB, menempatkan dirinya di posisi ke-42 sebagai pulau paling tenang di dunia tahun 2026. Laporan riset Book Retreats membandingkan 100 pulau di berbagai belahan dunia.

Laporan tersebut menunjukkan tren pencarian destinasi wisata bebas kebisingan secara global melonjak signifikan hingga 1.268 persen dalam kurun waktu satu tahun.

Metode pemeringkatan Unspoilt Index 2026 menyaring ratusan pulau berdasarkan enam indikator utama yang menggunakan analisis data pemetaan satelit.

IKLAN

Enam indikator tersebut mencakup tingkat keasrian alam, kerapatan jalan utama, tingkat kebisingan lalu lintas udara, kerapatan populasi, tingkat kegelapan langit malam, serta jumlah titik pesisir yang masih alami.

Standardisasi riset merujuk pada tolok ukur European Environment Agency mengenai ruang tenang. Hal ini mencakup lanskap suara yang menyenangkan tanpa dominasi gangguan suara buatan manusia.

Keunggulan Gili Meno

Dalam laporan tersebut, Gili Meno menempati urutan ke-42 berkat ekosistem pulau kecil yang terjaga dari polusi suara dan kendaraan bermotor. Ketentuan lokal yang melarang penggunaan kendaraan bermotor menjadi faktor kunci yang menjaga keheningan pulau di perairan NTB tersebut.

IKLAN

Ketiadaan infrastruktur jalan raya utama serta ketiadaan bandara di dalam area pulau membuat lanskap suara alami tetap mendominasi. Selain Gili Meno, pulau lain di Indonesia yang masuk dalam jajaran 100 besar Unspoilt Index 2026 adalah Bali di peringkat ke-78.

Secara global, posisi puncak pulau paling tenang di dunia adalah Stewart Island di Selandia Baru dengan skor 94,6 dari skala 100. Anafi di Yunani menyusul di peringkat kedua sekaligus menjadi yang tertinggi di kawasan Eropa.

Sementara itu, untuk kawasan Asia, Tioman Island di Malaysia memimpin di peringkat keenam dunia. Tempat ini memperoleh raihan skor keasrian alam mencapai 95 dari 100.

Indikator Lingkungan

Pihak BookRetreats mencatat penilaian lanskap tenang suatu pulau tidak hanya bergantung pada jarak geografis dari pusat kota. Selain itu, penilaian ini juga berdasarkan kontrol pembangunan dan kepadatan aktivitas manusia.

Berdasarkan standar European Environment Agency, mereka mengukur lokasi yang tenang dari lanskap suara yang menyenangkan. Di mana suara yang tidak diinginkan absen atau setidaknya tidak mendominasi.

Masuknya Gili Meno ke dalam jajaran destinasi paling tenang di dunia menguatkan posisi kawasan NTB sebagai salah satu tujuan wisata alam dan pemulihan diri (quietcation) sesuai perhitungan di tingkat internasional.

Mereka juga menilai pengelolaan kawasan bebas kendaraan bermotor serta pelestarian wilayah pesisir menjadi aspek krusial untuk mempertahankan predikat tersebut. (*)

Artikel Terkait