Sumbawa Resmi Usulkan Teluk Santong untuk Pembangunan KNMP Tahap III
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan secara resmi mengusulkan Teluk Santong sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahap III.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, mengusulkan hal tersebut menjelang berakhirnya batas waktu pengajuan program KNMP Tahap III hingga 28 Februari 2026.
“Iya sudah kami usulkan dia (Teluk Santong) melalui link sudah kita daftarkan, karena batas pengusulan sampai tanggal 28 februari nanti,” jelas Rahmat kepada NTBSatu, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurutnya, pemilihan Teluk Santong berdasarkan pada kesiapan aset lahan desa yang menjadi syarat utama dalam program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Kami sudah menawarkan ke beberapa desa lain, tetapi kendalanya mereka tidak memiliki lahan desa. Padahal syaratnya harus tersedia lahan minimal 0,5 hektare. Sementara Teluk Santong, tepatnya di Dusun Labuhan Jontal, memiliki lahan lebih dari 1 hektare,” jelas Rahmat
Meski secara luasan telah memenuhi syarat, Rahmat mengakui lahan di Labuhan Jontal masih memerlukan penanganan teknis, khususnya pengurukan.
“Nanti tim dari Kementerian akan turun untuk melakukan verifikasi lapangan. Yang terpenting, secara administratif lahan tersebut sudah kami usulkan,” tambahnya.
Selain rencana KNMP Tahap III, Rahmat juga memaparkan perkembangan pembangunan KNMP Tahap II yang saat ini tengah berlangsung di Desa Labuhan Sangoro, Kecamatan Maronge.
Pembangunan KNMP Tahap II tersebut menggunakan skema anggaran tahun jamak (multiyears) dengan nilai Rp11,1 miliar. PT Tolping Jaya mengerjakan proyek ini dengan masa kontrak mulai 19 Desember 2025, dan menargetkan penyelesaian pada Juni 2026.
“Untuk Labuhan Sangoro, saat ini sudah masuk tahap persiapan fisik di lapangan, termasuk pembangunan mess bagi para pekerja,” ungkapnya.
Rahmat berharap, program KNMP memperbaiki permukiman nelayan Sumbawa sekaligus terintegrasi dengan penguatan ekonomi sektor perikanan.
“Kehadiran KNMP di beberapa titik ini diharapkan mampu mendorong hilirisasi produk perikanan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Sumbawa,” tutupnya. (*)




