AdvertorialPendidikan

Sinergi Wujudkan SDGs: KKN Unram dan Rumah BUMN Dorong UMKM Montong Are Naik Kelas Via Pemasaran Digital

Mataram (NTBSatu) – Sebagai langkah nyata mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) Tahun 2026 bersama Rumah BUMN Lombok Barat menggelar pelatihan pemasaran digital di Desa Montong Are, Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan ini berfokus pada perwujudan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui peningkatan kapasitas digital bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat desa.

Pelatihan bertajuk “Pelatihan Pemasaran Digital: Optimalisasi WhatsApp Business dan Marketplace bagi UMKM” ini menyasar para pedagang dari sektor perdagangan, kuliner, pertanian, hingga peternakan. Selama ini, sebagian besar pelaku usaha di Desa Montong Are masih mengandalkan penjualan konvensional karena keterbatasan literasi digital. Padahal, potensi ekonomi lokal di desa tersebut terbilang besar dan membutuhkan akses pasar yang lebih luas.

IKLAN

Dorong Inovasi dan Adaptasi Teknologi

Project Manager Rumah BUMN Lombok Barat, Adina Edian Putri, memaparkan pentingnya migrasi dari pola perdagangan konvensional menuju ekosistem digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi memungkinkan UMKM menjangkau konsumen lintas daerah secara efisien tanpa terkendala jarak.

“Teknologi hadir untuk memberikan kemudahan. Pelaku usaha kini bisa menjangkau pembeli langsung dari layar ponsel, sehingga tidak perlu ragu untuk mulai memanfaatkan platform digital,” terang Adina.

Materi pelatihan meliputi optimalisasi WhatsApp Business untuk manajemen hubungan pelanggan, tata cara pembukaan toko di marketplace seperti Shopee dan TikTok Shop, hingga teknik peningkatkan nilai tambah produk (value addition) melalui pengemasan menarik dan deskripsi produk yang informatif.

Pendampingan Praktis dan Kemitraan Berkelanjutan

Guna memastikan pemahaman materi, mahasiswa KKN Unram memberikan pendampingan praktik secara langsung. Peserta dibimbing membuat akun marketplace, mengonfigurasi fitur bisnis di WhatsApp, mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps, hingga menghubungkan kontak usaha ke portal resmi Desa Montong Are sebagai bagian dari integrasi promosi lokal.

Langkah kolaboratif ini menjadi cerminan pelaksanaan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yang menyatukan peran perguruan tinggi, BUMN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam satu ekosistem pemberdayaan.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Rumah BUMN Lombok Barat mendata seluruh peserta untuk masuk dalam program UMKM binaan. Langkah ini menjamin tersedianya pendampingan lanjutan agar bisnis warga dapat berkembang secara konsisten dan mandiri.

Melalui sinergi ini, digitalisasi UMKM di Desa Montong Are diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing dan omzet pelaku usaha lokal, tetapi juga menjadi pilar utama dalam membangun perekonomian desa yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. (*)

Atim Laili

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait