Santri Binaan Lembaga As-salam Raih Juara 1 Tahfidz 10 Juz Putri MTQ NTB 2026
Mataram (NTBSatu) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda NTB. Salma Natasya, santri Binaan Yayasan Pondok Qur’an Modern Assalam, berhasil meraih Juara 1 Cabang Tahfidz Al-Quran 10 Juz Putri pada MTQ Tingkat Provinsi NTB 2026 di Kabupaten Lombok Tengah.
Kemenangan ini mengantarkan Salma Natasya menjadi perwakilan resmi Provinsi NTB untuk berlaga di MTQ Tingkat Nasional. Pelaksanaannya di Jawa Tengah.
Ketua Yayasan Pondok Qur’an Modern As-salam, Muhammad Arif Hardiman, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Keberhasilan ini merupakan proses pembinaan yang panjang dan butuh waktu selama lima tahun sejak dia duduk di bangku kelas 5 SD sampai kelas 2 SMA sekarang di salah satu lembaga islami.
“Ananda Salma Natasya memang untuk Pembinaan Al-Qurannya tetap datang ke As-Salam meskipun sekolah di tempat lain. Hal ini karena kami sebagai pembina lebih faham kemampuan dan karakter santri dari awal,” kata Arif, Sabtu, 20 Juni 2026.
Ananda Salma dikenal sebagai anak penurut dan selalu bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi saran dari guru-gurunya.
Sebagai informasi, Yayasan Pondok Qur’an Modern As-salam berdiri sejak tahun 2019. Yayasan ini menaungi dua Lembaga. Di antaranya: TPQ dan Pondok Qur’an. Komitmen dan konsistensi dari para pengajar yang bisa mengantarkan santri-santri As-salam selalu mendapatkan juara di setiap event Al-Qur’an seperti STQ/MTQ/MHQ di tingkat kecamatan sampai tingkat Provinsi.
Adapun lokasi pembinaan nya ada di Desa Sikut, Kecamatan Sikur dan di desa Suradadi Kecamatan Terara.
Ia mengatakan, santri-santri As-salam juga sebelumnya pernah menuju ke tingkat Nasional di bidang Al-Qur’an. Yaitu, pada tahun 2024 di Bekasi, Jawa Barat.
“Dan memang lembaga As-salam berfokus kepada dua program utama yaitu Program Tahfidz Al-Quran dan Tilawah Al-Qur’an. Di mana pembinaannya langsung oleh Qoriah ternama Provinsi NTB,” ungkapnya.
Dengan rekam jejak tersebut, Lembaga As-salam kini siap mengawal Salma Natasya untuk kembali mengharumkan nama NTB di panggung nasional. (*)




