Hukrim

Ibu NDR Minta Pelaku Segera Ditangkap dan Dihukum Setimpal

Mataram (NTBSatu) – Ibu kandung NDR (21), mahasiswi Universitas Mataram (Unram) yang meninggal dunia di kamar kosnya di wilayah Gomong, meminta polisi bergerak cepat menangkap pelaku. Ia meminta, agar pelaku yang terlibat dalam kasus kematian putrinya bisa segera terungkap.

Di tengah duka yang mendalam, Ibu NDR, Eni Widyawati menyatakan, pasrah pada proses hukum yang berjalan. Namun, ia tetap meminta kepastian agar pelaku menerima hukuman yang setimpal.

“Meski nyawa enggak bisa kembali, tapi kami tetap berharap pelaku ini ditemukan dan dihukum dengan yang setimpal. Sakit betul,” ujar Eni kepada NTBSatu, Selasa, 16 Juni 2026.

IKLAN

Eni menyampaikan harapan tersebut seiring dengan berjalannya proses penyelidikan yang sudah memasuki waktu satu bulan. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum menemukan sejumlah barang berharga milik korban, termasuk sepeda motor dan gawai.

Menanti Hasil Laboratorium Forensik

Dalam komunikasi terakhir antara keluarga dan kepolisian, Eni mengungkapkan jika polisi menyatakan bahwa proses hukum masih berjalan. Sekaligus masih menunggu hasil autopsi dan uji laboratorium forensik (labfor) dari Mabes Polri.

Meski sempat ada pencerahan dari kepolisian bahwa pergerakan terduga pelaku mulai terlihat, ibu NDR memilih untuk tetap menunggu prosedur resmi. Ia juga menantikan polisi bisa mengumumkan nama tersangka secara sah.

IKLAN

Selain itu, ibu korban juga menegaskan bahwa ia tidak ingin menyalahkan kinerja polisi, terkait lamanya proses hukum yang berjalan.

Ia berkomitmen untuk terus mendukung penuh upaya pihak kepolisian, dan memilih mengabaikan isu-isu simpang siur yang beredar di media sosial, demi kelancaran proses hukum.

“Penyelidikan ini jangan pernah sampai berhenti sampai di sini. Kami berharap dukungannya, terus support-nya juga buat keluarga ya. Tentu agar kami juga di kemudian hari tenang,” tegas ibu NDR.

Harapan Dukungan dari Pihak Kampus

Selain harapan besar pada kepolisian, Eni juga mengharapkan adanya sikap terbuka dan dukungan moral dari pihak Birokrasi Unram.

Ia berharap, kampus tetap mengawal dan mendukung setiap tahapan penyelidikan dari kepolisian. Eni meminta agar kasus yang menimpa mahasiswi mereka bisa lancar dan segera selesai.

Oleh karena itu, ibu korban masih menantikan terungkapnya kasus ini. Ia menegaskan, penemuan pelaku adalah satu-satunya jalan untuk memberikan ketenangan bagi almarhumah NDR dan pihak keluarga. (*)

Artikel Terkait