Jalan Rusak Terong Tawah Akhirnya Dihotmix, Pemkab Siapkan Rp2 Miliar
Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat memastikan perbaikan ruas jalan rusak di depan Kantor Dinas Pertanian, Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, mulai terlaksana tahun ini.
Jalan yang menjadi akses penting menuju permukiman dan fasilitas publik itu, akan mendapat peningkatan kualitas melalui pengaspalan hotmix.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat, Lalu Ratnawi mengatakan, proyek tersebut saat ini memasuki tahap tender.
“Iya, tahun ini kami hotmix. Sekarang masih proses tender,” katanya kepada NTBSatu, Jumat, 12 Juni 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk pekerjaan tersebut. Proyek itu mencakup perbaikan jalan sepanjang satu kilometer.
Selain pengaspalan, pemerintah juga akan membenahi sistem drainase di sepanjang ruas jalan tersebut. “Sekitar Rp2 miliar. Panjangnya satu kilometer. Itu termasuk pekerjaan perbaikan saluran drainase,” ujarnya.
Ratnawi menjelaskan, ruas jalan tersebut terakhir kali mendapat penanganan pada 2014. Sejak saat itu, kondisi jalan terus mengalami penurunan kualitas.
Kerusakan semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak titik jalan berlubang dan kerap tergenang saat musim hujan. Kondisi itu sering dikeluhkan masyarakat karena mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Perbaikan tersebut menjadi bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan yang sedang Pemkab Lombok Barat tengah kebut sepanjang 2026.
Termasuk Salah Satu Proyek Perbaiki 33 Ruas Jalan
Sebelumnya, Dinas PUPRPKP mencatat sebanyak 33 ruas jalan kabupaten masuk program pemeliharaan dan penambalan tahun ini. Salah satunya adalah jalan di depan kantor Dinas Pertanian tersebut. Pemerintah daerah juga menyiapkan peningkatan kualitas pada sejumlah ruas strategis menjadi jalan hotmix.
Ratnawi menyebut, program tersebut mengikuti arahan Bupati Lombok Barat untuk meningkatkan persentase jalan mantap di daerah. “Sekarang ada 33 ruas jalan yang akan kita lakukan patching dan pemeliharaan,” katanya beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, pemerintah juga akan mengerjakan belasan ruas jalan lain melalui program peningkatan hotmix. “Seperti lanjutan ruas jalan Terong Tawah sampai Kantor Dinas Pertanian,” ujarnya.
Ruas jalan Terong Tawah memiliki peran penting karena menjadi jalur penghubung kawasan permukiman dan sejumlah fasilitas pelayanan publik.
Karena itu, perbaikan jalan tersebut harapannya dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat.
Dengan dimulainya proses tender, warga kini tinggal menunggu pelaksanaan pekerjaan fisik yang targetnya berjalan tahun ini. (*)




