Ekonomi Bisnis
Diduga Korban FEC Dirawat di RSUD Sumbawa akibat Depresi
Mataram (NTB Satu) – Diduga seorang korban PT FEC Shopping Indonesia (Future E-Commerce/FEC) asal NTB dirawat di RSUD Sumbawa karena mengalami depresi. Menurut kabar yang disebarkan portal jurnalisme warga Semaras Sia, korban sedang dirawat di bagian perawatan jiwa RSUD Sumbawa.
Namun hingga kini identitas korban belum dapat dipastikan.
Berita Terkini:
- Unram dan Pemkot Bima Perkuat Kolaborasi Atasi Kekurangan Tenaga Medis
- Anggaran Perbaikan Kantor DPRD NTB Menunggu Keputusan Pusat
- Ratusan Ribu Warga NTB Terdampak Penonaktifan PBI JKN Berpotensi Diaktifkan Kembali
- Dishub KSB Kawal Kuota Beasiswa STTD 2026, Lulusan Dipastikan Langsung Jadi CPNS Daerah
Menanggapi rumor tersebut, pihak RSUD Sumbawa belum dapat memastikan adanya pasien kejiwaan yang sedang dirawat karena menjadi korban investasi palsu FEC.
Menurut Kepala Bidang Pelayanan RSUD Sumbawa, dr. Nafitri Rachman, beberapa pasien kejiwaan yang diterima belakangan ini bukan karena depresi, melainkan mengalami psikotik atau delusi.



