Sistem Jaring Sampah Kota Mataram Harus Perhatikan Ekosistem Sungai
Mataram (NTB Satu) – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTB mengingatkan Pemkot Mataram agar penerapan penanganan sampah dengan sistem jaring tidak merusak ekosistem dan lingkungan sungai.
Pemkot Mataram saat ini sedang menyiapkan konsep sistem jaring sungai untuk menangani permasalahan sampah.
Menanggapi rencana tersebut, Walhi NTB mengatakan bahwa hal ini merupakan langkah yang baik untuk mengatasi sampah di Kota Mataram. Walhi NTB juga akan tetap mengevaluasi sistem jaring ini untuk mengetahui efektif atau tidak dalam mengatasi permasalahan sampah.
Berita Terkini:
- Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Ngadu ke Pusat, Kejati: Fakta Sidang Bisa Buka Kasus Baru
- Jaksa Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Bor Dinas PUPR Bima, Mulai Puldata-Pulbaket
- DPRD Lobar “Semprot” RS Tripat, 200 Kantong Darah Terbuang Sia-sia
- Program MBG Ditutup Sementara di Lobar, Wabup UNA: Alarm Agar Tak Main-main Soal Gizi
“Kalau bisa jangan hanya di satu titik saja, tetapi seluruh sungai yang ada di Kota Mataram. Jika dipasang hanya pada beberapa titik, maka sama saja bohong. Karena sungai ini memiliki banyak aliran, jadi aliran tersebut bisa saja membawa sampah ke sungai lain, khususnya sungai kecil yang dapat mempengaruhi penumpukan sampah,” kata Kepala divisi Advokasi dan Kampanye Walhi NTB, Bima Bani Perkasa, Kamis, 21 September 2023.



