Rayakan Dies Natalis ke-64, Unram Tanam Mangrove dan Bantu Warga
Lombok Barat (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) menggelar bakti sosial dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-64 di Ekowisata Mangrove Bagek Kembar, Desa Cendimanik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Selasa, 13 Oktober 2026.
Mengusung tema “Unram Berdampak: From Local to Global Impact”, kegiatan ini menghadirkan penanaman bibit mangrove, pemeriksaan kesehatan gratis, dan penyuluhan hukum bagi masyarakat.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-64 Unram, Dr. Any Suryani Hamzah, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tiga kegiatan utama tersebut melibatkan sejumlah fakultas.
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) menangani pemeriksaan kesehatan, sedangkan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) memberikan penyuluhan hukum.
Panitia juga membagikan sembako dan paket pendidikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Wakil Rektor II Unram, Prof. Akmaluddin, S.T., M.Sc.(Eng)., Ph.D., menyampaikan bahwa selama 64 tahun Unram berkembang menjadi perguruan tinggi dengan sembilan fakultas dan satu program pascasarjana.
Menurutnya, bakti sosial tersebut menjadi wujud kontribusi kampus dalam bidang lingkungan, kesehatan, dan hukum. Ia menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar menambah jumlah pohon, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
Mangrove berfungsi sebagai benteng alami yang membantu menahan gelombang dan melindungi kawasan pantai. Akmaluddin berharap bibit yang ditanam mampu tumbuh serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan masyarakat Desa Cendimanik dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Jaga Kelestarian Mangrove
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Barat mengingatkan pentingnya menjaga kawasan mangrove. Ia menyebut luas kawasan mangrove pada wilayah Sekotong dan Lembar mencapai sekitar 398 hektare.
Selain itu, FHISIP Unram memberikan penyuluhan hukum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peraturan, termasuk pencegahan dan penanganan perundungan atau bullying.
FKIK Unram juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis agar warga dapat mengenali kondisi kesehatannya sejak dini serta meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.
Melalui bakti sosial ini, Unram ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, dan kesadaran hukum. (*)




