PT AMMAN Kembali Buka Lowongan Kerja, Prioritaskan Warga Lokal KSB
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendorong pembukaan kembali rekrutmen tenaga kerja PT AMMAN Mineral.
Langkah strategis ini bertujuan memenuhi sisa kuota lowongan gelombang sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal.
Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi, S.Pi., M.Si., mengungkapkan bahwa rekrutmen periode Agustus lalu membuka 117 formasi dari 45 jenis posisi. Namun, para pelamar baru berhasil mengisi 41 lowongan.
“Putra-putri daerah Sumbawa Barat merebut 20 posisi atau sekitar 50 persen dari kuota terisi. Sisanya terisi oleh pelamar dari wilayah NTB lain hingga tingkat nasional,” ujar Slamet kepada NTBSatu, Rabu, 21 Oktober 2026.
Melihat sisa 76 kuota lowongan yang masih kosong, pihak dinas resmi meminta perusahaan membuka kembali pendaftaran. Langkah ini khusus memberikan ruang bagi pencari kerja (pencaker) lokal.
Slamet Riadi menjelaskan alasan sisa kuota belum terpenuhi pada gelombang pertama. Menurutnya, kendala teknis administrasi, ketidaklengkapan berkas, dan keterlambatan informasi menjadi penyebab utama pendaftar gagal.
“Kami memberikan kesempatan kedua bagi anak-anak Sumbawa Barat yang kemarin terkendala administrasi atau terlambat menerima informasi. Kami berharap tenaga kerja lokal mampu menyerap seluruh sisa 76 kuota ini,” tegas Slamet.
Ia juga mengapresiasi tinggi semangat para pencari kerja asal KSB. Pada seleksi sebelumnya di luar daerah seperti Surabaya dan Jakarta, warga KSB yang merantau di sana terbukti mampu bersaing dan lulus.
Siapkan Skenario Pelacakan Perantau
Guna memastikan informasi rekrutmen tersebar merata hingga ke pelosok desa, Dinas Nakertrans KSB menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) KSB.
“Hari ini kami merilis informasi dan tautan pendaftaran di kanal resmi Dinas Nakertrans. Kami berkoordinasi dengan Kominfo untuk menyebarkannya lebih luas agar seluruh masyarakat mendapatkan informasi,” jelasnya.
Pihak dinas juga menyiapkan terobosan jika pencari kerja lokal belum menyerap seluruh kuota secara maksimal.
Pihaknya siap melancarkan aksi melacak potensi tenaga kerja asal KSB yang sedang merantau agar bisa kembali berkarier di daerah sendiri. Salah satu targetnya yakni pekerja asal KSB di kawasan industri Morowali.
“Harapan kita, anak-anak Sumbawa Barat dapat mengisi penuh seluruh sisa 76 posisi ini,” pungkas Meta, sapaan akrabnya. (*)




