Nasional

Prabowo Kirim Pesan Keras ke MSCI: Indonesia Tidak Takut

Jakarta (NTBSatu) – Presiden RI, Prabowo Subianto, mengirim pesan kepada penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) di tengah ancaman penurunan status pasar modal Indonesia.

Prabowo menegaskan Indonesia tidak akan takut menghadapi tekanan, meski mengakui masih banyak tantangan dan gangguan

“MSCI, dia mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak akan gentar,” ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, mengutip live YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 21 Oktober 2026.

Prabowo mengatakan pemerintah menyadari masih banyak tantangan, sementara masyarakat mengharapkan hasil yang lebih besar. Ia menilai berbagai gangguan akan terus muncul, tetapi Indonesia harus tetap berani menghadapinya.

“Kita punya kekuatan, kita punya keberanian dan kita rela berkorban dan kita tidak mengenal menyerah,” ujarnya.

Ia juga menyatakan pemerintah siap melakukan penghematan besar-besaran apabila situasi menuntut langkah. Menurut Prabowo, pemerintah dapat menghemat anggaran untuk menghadapi berbagai tantangan

“Kalau perlu kita adakan penghematan besar-besaran, kalau lebih hemat lagi nanti,” kata Prabowo.

Pada 16 Oktober 2026, MSCI mengumumkan konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori pasar negara berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market). Keputusan final dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

MSCI menyebut kekhawatiran pelaku pasar mengenai transparansi kepemilikan saham dan dugaan perdagangan terkoordinasi melatarbelakangi usulan tersebut.

Selain itu, MSCI menilai reformasi yang dilakukan otoritas Indonesia belum menunjukkan kemajuan konsisten dan berdampak signifikan.

Selama proses konsultasi, MSCI juga tetap membekukan sejumlah perubahan indeks untuk saham Indonesia hingga pemberitahuan lebih lanjut. (*)

Artikel Terkait