STKIP Tamsis Bima Dorong Calon Pendidik Berdaya Saing Global dan Beretika Digital
Bima (NTBSatu) – STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi global, menerapkan etika digital, dan memperkuat ketahanan spiritual.
Hal ini terlaksana melalui kuliah umum bertema “Akselerasi Pendidik Masa Depan: Mengintegrasikan Kompetensi Global, Etika Digital, dan Ketahanan Spiritual” di Kampus 2, Kota Bima, Rabu, 14 Oktober 2026.
Sekitar 500 mahasiswa serta 50 dosen dan pegawai mengikuti kegiatan tersebut. Kuliah umum ini bertujuan membangkitkan kembali motivasi belajar mahasiswa setelah libur panjang sekaligus memperluas wawasan mereka dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.
Ketua Panitia, Fakhri Khusaini, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi upaya kampus untuk mendorong mahasiswa kembali bersemangat mengikuti perkuliahan.
“Kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar yang dilakukan oleh kami (STKIP Tamsis Bima, red) untuk mendorong kembali semangat belajar mahasiswa setelah libur panjang,” ujarnya.
Koordinator Kampus 2, Hj. Sri Lastuti, M.Pd., yang mewakili Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Assoc. Prof. Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., menilai tema kuliah umum tersebut relevan dengan tantangan global saat ini.
Menurut Sri Lastuti, kampus menggelar kuliah umum secara bergiliran pada pekan kedua perkuliahan, baik pada tingkat program studi maupun institusi. Langkah tersebut menunjukkan komitmen STKIP Tamsis Bima dalam memberikan wawasan positif kepada mahasiswa sejak awal semester.
Perkuat Kompetensi dan Etika Digital Mahasiswa
Sri Lastuti menekankan, mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik. Mereka juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, dan berinovasi.
Prestasi mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat pada tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Kuliah umum ini menghadirkan sejumlah narasumber. Narul Huda, M.TESOL, membahas motivasi berkarya dan upaya menjadi mahasiswa berdaya saing.
Nur Anilawati, M.Pd., mengulas etika berkomunikasi di kampus serta kebijaksanaan bermedia sosial. Sementara itu, Syarifuddin, M.APP., Ling., menyampaikan renungan tentang motivasi belajar.
M. Abid Saputra, Ririn Deswita, dan Aisha turut berbagi pengalaman mengikuti program pertukaran pelajar. Acara juga menghadirkan penampilan angklung, pertunjukan pencak silat, sesi refleksi, serta apresiasi bagi mahasiswa berprestasi.
Melalui kegiatan ini, STKIP Tamsis Bima mendorong mahasiswa mempersiapkan diri sebagai calon pendidik yang kompetitif, adaptif, beretika digital, dan memiliki ketahanan spiritual untuk menghadapi tantangan pendidikan masa depan. (*)




