Sumbawa

Dipicu Pertengkaran Istri, Seorang Guru SD di Sumbawa Diduga Tebas Dua Tetangganya

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Percekcokan antarperempuan di sebuah kios di Dusun Labuan Terata, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, Jumat malam 22 Mei 2026, berakhir tragis. Seorang pria berinisial FR (40), yang merupakan guru SD dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) diduga mengamuk dan menebas dua perempuan menggunakan parang hingga mengalami luka serius.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 20.00 Wita di depan rumah terduga pelaku di Dusun Labuan Terata. Dua korban masing-masing Bulaeng dan CT mengalami luka, akibat sabetan senjata tajam dan harus mendapat penanganan medis dari Puskesmas Lape.

Kapolsek Lape, Iptu Sumarlin membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan, insiden bermula saat Bulaeng, istri pelapor AEDI (42), sedang berbelanja di kios milik warga bernama TT. Saat itu, terjadi cekcok mulut antara Bulaeng dengan Rahmatia yang merupakan istri terduga pelaku.

IKLAN

“Situasi memanas saat korban dan istri terduga pelaku terlibat adu mulut di kios. Tidak lama kemudian, terduga pelaku keluar membawa parang dan langsung melakukan penyerangan,” ungkap Sumarlin, Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam kondisi emosi, FR diduga menebaskan parang ke arah Bulaeng hingga mengenai bagian punggung korban. Tak lama berselang, CT yang datang ke lokasi untuk melihat kondisi saudaranya justru ikut menjadi sasaran.

“Korban kedua mengalami luka robek di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam yang dilakukan terduga pelaku,” jelasnya.

IKLAN

Polisi Amankan Terduga Pelaku

Warga sekitar yang panik langsung berupaya menolong kedua korban dan membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat. Sementara itu, aparat Polsek Lape bergerak cepat mengamankan terduga pelaku guna mencegah situasi meluas.

“Terduga pelaku sudah di Mapolsek Lape untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Polisi juga telah menerima laporan resmi dari pihak korban dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami motif penganiayaan tersebut. “Kasus ini masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Hingga Jumat malam, situasi di wilayah hukum Polsek Lape tetap aman dan kondusif meski sempat menghebohkan warga sekitar lokasi kejadian. (Marwah)

Artikel Terkait

Back to top button