Sembilan Pembalap MotoGP 2026 Bakal Konvoi Keliling Mataram
Mataram (NTBSatu) – Sembilan pembalap MotoGP 2026 bakal memeriahkan Rider Parade MotoGP di Kota Mataram yang berlangsung 7 Oktober mendatang.
Ada Marc Marquez, Fabio Di Giannantonio (Diggia), Franco Morbidelli, Marco Bezzecchi, Fermin Aldeguer, Brad Binder, Maximo Quiles, Mario Aji, dan Veda Pratama.
Para pembalap akan berkonvoi melintasi sejumlah ruas jalan Kota Mataram sebelum mengakhiri perjalanan di Teras Udayana.
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mulai mematangkan persiapan untuk menyambut agenda tersebut. Dinas Pariwisata Kota Mataram juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak guna memastikan rangkaian parade berjalan aman dan lancar.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Mataram, Leni Oktavia mengatakan, parade pembalap akan menjadi magnet bagi masyarakat, termasuk warga dari luar kota yang datang untuk menyaksikan langsung para rider.
“Kota Mataram sebagai tuan rumah kegiatan parade pembalap harus melakukan persiapan secara maksimal,” kata Leni, Minggu, 13 September 2026.
Leni menjelaskan, para pembalap akan berkumpul depan Hotel Santika, Jalan Pejanggik, sebelum memulai konvoi bersama iring-iringan kendaraan. Rombongan kemudian bergerak menuju Teras Udayana sebagai titik akhir parade.
Antisipasi Lonjakan Penonton
Mengantisipasi lonjakan jumlah penonton, Dinas Pariwisata Kota Mataram memusatkan perhatian pada keamanan kawasan Teras Udayana. Pihaknya menggandeng Satpol PP untuk mengatur akses serta menjaga area pusat acara.
Petugas juga akan membatasi akses menuju tribun tertinggi amfiteater. Langkah tersebut bertujuan mencegah penumpukan penonton sekaligus menghindari insiden akibat kepadatan massa.
Leni mengatakan pengalaman tahun lalu menjadi bahan evaluasi. Saat itu, padatnya penonton membuat pagar pengaman tribun mengalami kerusakan.
“Tahun lalu itu, penonton sampai ke tribun amfiteater tertinggi sampai pagar pengaman patah karena padatnya penonton, tapi beruntung tidak ada korban,” katanya.
Tahun ini, Pemkot Mataram akan memperketat pengawasan kawasan tribun. Petugas akan mengarahkan penonton menuju area yang telah ditentukan, sementara tribun tertinggi harus tetap kosong.
Leni berharap parade tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkenalkan Kota Mataram sebagai salah satu tujuan wisata bagi penggemar olahraga otomotif.
“Harapannya, iya tentu dapat mengenalkan dan mendekatkan para pembalap top dunia secara langsung kepada masyarakat luas di luar area Sirkuit Mandalika,” ujarnya. (*)




