Lombok TengahPendidikan

Qariah Tunanetra Asal Penujak Wakili NTB di MTQ Nasional, Bawa Pesan tentang Keterbatasan

Lombok Tengah (NTBSatu) – Nindi Solehah, qariah tunanetra asal Desa Penujak, Lombok Tengah, akan membawa nama Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional.

Siswi SLBN 2 Lombok Tengah itu lolos sebagai juara 1 pada seleksi MTQ tingkat Provinsi NTB. Ia kini menjalani pemusatan latihan di Asrama Haji Mataram sebelum berangkat ke ajang tingkat nasional pada 11 September 2026.

Nindi bukan pendatang baru dalam dunia perlombaan. Ia mulai belajar membaca Al-Qur’an sejak berusia sekitar lima tahun bersama kakak kandung sekaligus gurunya, Ilhamuddin.

IKLAN

“Dari sejak umur 5 tahun, kayaknya anak ini berbakat untuk baca Quran, untuk jadi qariah,” kata Ilhamuddin beberapa waktu lalu.

Selain tilawah, Nindi juga memiliki prestasi di bidang lain. Ia pernah meraih juara dua tingkat nasional pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) serta menorehkan prestasi dalam lomba menyanyi.

Ilhamuddin mengatakan, melatih Nindi membutuhkan metode yang menyesuaikan kondisi dan usianya. Ia menggunakan metode pendengaran serta perabaan dengan Al-Qur’an Braille.

IKLAN

Nindi juga memiliki kemampuan bermain keyboard. Menurut Ilhamuddin, kemampuan tersebut turut membantu proses pembelajaran dan pengembangan bakat adiknya.

“Dia juga bisa main musik, main keyboard,” ujarnya.

Ilhamuddin juga menjadi bagian dari kafilah NTB. Ia mengikuti cabang tunanetra putra, sementara Nindi tampil pada cabang tunanetra putri.

Keterbatasan Tidak Jadi Alasan

Dalam perjalanan latihan, Ilhamuddin terus menanamkan keyakinan kepada Nindi agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk menyerah.

“Kekurangan itu tidak membuat kita menjadi terbelakang. Jadi, kekurangan itu bahkan bisa membuat kita menjadi yang terdepan,” tegasnya.

Nindi sendiri memasang target tinggi di MTQ Nasional. Dengan persiapan latihan dan murajaah, ia berharap mampu meraih juara pertama.

“Mudah-mudahan juara 1,” ucap Nindi.

Sebanyak 17 qori-qoriah asal Lombok Tengah akan berangkat sebagai duta NTB. Mereka dijadwalkan mengikuti MTQ Nasional selama sekitar sepekan atau lebih.

Pemda Lombok Tengah berharap para peserta tidak hanya mengejar prestasi. Mereka juga diminta menjaga kesehatan, kesiapan fisik dan mental selama mengikuti ajang nasional.

“Terutama bekalnya adalah doa kedua orang tuanya. Itu persiapannya. Siap fisik dan mental,” ujar perwakilan Pemda Lombok Tengah. (*)

Artikel Terkait