Lombok Tengah

Pertalite Sempat Langka di SPBU Praya, Pemkab Lombok Tengah Ungkap Penyebabnya

LombokTengah (NTBSatu) – Kekosongan stok Pertalite sempat terjadi di sejumlah SPBU di Kota Praya, Lombok Tengah dalam beberapa hari terakhir. Namun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Tengah memastikan kondisi tersebut bukan karena kurangnya pasokan BBM dari Pertamina.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah, Lalu Setiawan mengatakan, pasokan BBM ke seluruh SPBU di daerah itu hingga saat ini masih dalam kondisi aman. Berdasarkan informasi dari Pertamina, distribusi BBM subsidi maupun non-subsidi berjalan normal tanpa kendala.

“Terkait suplai BBM ke SPBU, sesuai informasi dari pihak Pertamina tidak ada kendala, baik yang subsidi maupun non-subsidi,” kata Setiawan kepada NTBSatu, Sabtu, 13 Juni 2026.

IKLAN

Bukan karena Pengurangan Kuota

Ia menjelaskan, kekosongan stok yang sempat terjadi di beberapa SPBU tidak berkaitan dengan pengurangan kuota maupun keterlambatan distribusi dari Pertamina. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena kendala pada proses penebusan BBM oleh pihak SPBU.

“Jika pun ada stok SPBU yang kosong saat ini, itu karena ada kendala pada penebusan SPBU-nya,” ujarnya.

Setiawan mengaku, telah meminta penjelasan kepada Pertamina terkait penyebab kekosongan stok yang masyarakat keluhan. Dari informasi tersebut, Depo Pertamina tetap menyediakan pasokan BBM dan menyalurkannya sesuai kebutuhan masing-masing SPBU.

IKLAN

Ia menuturkan, setiap SPBU memiliki mekanisme penebusan sebelum mendapatkan pasokan BBM dari Pertamina. Dalam proses tersebut, pihak SPBU terlebih dahulu melakukan pembayaran kepada depo Pertamina sebelum menerima distribusi BBM.

“Pihak SPBU membayar di depo Pertamina,” jelasnya.

Meski demikian, Setiawan tidak merinci SPBU mana saja yang mengalami kendala penebusan. Ia juga tidak menjelaskan lebih lanjut bentuk kendala yang menyebabkan stok BBM sempat kosong di beberapa lokasi.

Disperindag terus memantau perkembangan distribusi BBM di Lombok Tengah serta berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Ia berharap kondisi tersebut tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Sebab, berdasarkan informasi yang ia terima, tidak ada gangguan pasokan dari Pertamina maupun pengurangan distribusi BBM ke wilayah Lombok Tengah.

Dengan demikian, masyarakat sebaiknya tidak melakukan pembelian berlebihan karena ketersediaan BBM di Lombok Tengah masih dalam kondisi aman. Disperindag juga akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan penyaluran di lapangan. (*)

Artikel Terkait