Nasional

Daftar Gunung Api Berstatus Siaga dan Waspada di Indonesia, Ada dari NTB

Mataram (NTBSatu) – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM memperbarui tingkat aktivitas gunung api di seluruh wilayah Indonesia. Lembaga ini menetapkan sejumlah gunung api aktif memegang status Level III (Siaga) dan Level II (Waspada).

Langkah penetapan status ini menyusul fluktuasi aktivitas kegempaan dan erupsi di beberapa kawah aktif. Dua gunung api populer di NTB masuk dalam pemantauan ketat daftar ini.

Petugas pos pengamatan memantau pergerakan magmatik secara intensif melalui portal resmi MAGMA Indonesia. Masyarakat dan wisatawan wajib mematuhi rekomendasi radius aman demi mengantisipasi risiko bahaya erupsi.

IKLAN

Status Siaga (Level III)

Status Siaga mengindikasikan aktivitas vulkanik meningkat secara utama. Selanjutnya, gunung berpotensi melanjutkan erupsi jika pemantauan visual dan instrumental terus naik.

Saat ini, PVMBG melarang aktivitas warga pada area kawah sesuai zona bahaya yang ditentukan. Berdasarkan data dari PVMBG, berikut gunung api aktif berstatus Siaga:

  • Gunung Anak Krakatau (Lampung/Banten);
  • Gunung Lewotobi Laki-laki (Nusa Tenggara Timur);
  • Gunung Merapi (DI Yogyakarta/Jawa Tengah);
  • Gunung Semeru (Jawa Timur);
  • Gunung Sinabung (Sumatera Utara);
  • Gunung Karangetang (Sulawesi Utara);
  • Gunung Awu (Sulawesi Utara).

Status Waspada (Level II)

Sementara itu, status Waspada menandakan dinamika vulkanik berada di atas tingkat normal. Erupsi minor berupa lontaran abu atau kegempaan lokal masih sering mengancam area sekitar kawah.

IKLAN

Berikut daftar gunung api berstatus Waspada:

  • NTB: Gunung Rinjani, Gunung Tambora Gunung Sangeangapi;
  • NTT: Gunung Ili Lewotolok, Gunung Anak Ranakah, dan Gunung Iya;
  • Sumatera: Gunung Marapi, Gunung Kerinci, dan Gunung Dempo;
  • Jawa: Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Slamet, Gunung Bromo, dan Gunung Raung;
  • Maluku dan Sulawesi: Gunung Ibu, Gunung Dukono, Gunung Gamalama, Gunung Lokon, Gunung Soputan, dan Gunung Banda Api.

Imbauan Resmi PVMBG

Masyarakat juga harus terus mengakses data geologi terkini melalui jalur komunikasi resmi. PVMBG mengingatkan jika status gunung api tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

Warga sekitar wilayah rawan bencana wajib mengikuti petunjuk keselamatan dari pemerintah daerah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. (*)

Artikel Terkait