Ekonomi BisnisSumbawa Barat

KSB Ketergantungan Pasokan Luar, Harga Ayam Tembus Rp55 Ribu per Kilo

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Lonjakan harga komoditas pangan utama memicu keluhan pedagang dan masyarakat di Pasar Tana Mira Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Kenaikan harga tersebut menyasar bahan pokok harian seperti daging ayam segar, telur, hingga daging sapi.

Harga daging ayam segar di pasaran saat ini berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram. Kondisi pasokan yang minim membikin gejolak harga ini bertahan cukup lama di lapangan.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumbawa Barat, Suryaman mengonfirmasi hal tersebut. Pihaknya mencatat masalah keterbatasan pasokan sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir.

IKLAN

“Di KSB juga naik sudah satu bulan ini pasokan kurang, harga 50–55 yang fresh,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 3 September 2026. 

Suryaman mengidentifikasi dua faktor utama pemicu kenaikan harga di pasar saat ini. Masalah utamanya bersumber dari pasokan dan jalur distribusi yang saling berkaitan.

“Faktor pemicunya karena pasokannya ini rata-rata dari luar KSB untuk komoditas tersebut,” jelas Suryaman. Ketergantungan pada pasokan luar daerah memperpanjang rantai distribusi komoditas pangan.

IKLAN

Pemerintah daerah langsung bergerak menyiapkan langkah antisipasi gejolak harga tersebut. Diskoperindag berkoordinasi dengan instansi teknis untuk menjalankan program pengamanan harga.

Pemerintah daerah mengandalkan program distribusi pangan murah demi menekan lonjakan harga. Pelaksanaan teknis program tersebut berjalan melalui Dinas Ketahanan Pangan Sumbawa Barat.

Pengawasan pasar terus berjalan intensif untuk memastikan ketersediaan pasokan aman. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas harga hingga kondisi pasar kembali normal. (*) 

Artikel Terkait