Antusias Tinggi, 397 Pemuda KSB Berebut Beasiswa Alat Berat Batch 2
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat melalui program industrialisasi ketenagakerjaan menggelar seleksi ketat beasiswa mekanik dan operator alat berat batch kedua. Seluruh biaya pelatihan ini ditanggung penuh oleh Pemkab Sumbawa Barat melalui APBD.
Antusias masyarakat lokal mencatatkan angka pendaftaran yang sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka. Panitia mencatat 397 pemuda daerah mendaftar pada tanggal 12 hingga 23 Agustus kemarin.
Dari total pendaftar tersebut, para peserta bersaing memperebutkan kuota yang sangat terbatas. Pemkab Sumbawa Barat bersama UT School hanya menyediakan kapasitas untuk 32 peserta terbaik.
Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Randi Darmansyah, membeberkan hasil verifikasi seleksi administrasi awal para pendaftar. Pihaknya menerapkan standar ketat demi menjaga kualitas calon tenaga kerja lokal.
“Sebanyak 322 pendaftar berhasil lolos tahapan administrasi. Namun 75 peserta lain harus gugur pada tahap awal ini,” ungkap Randi kepada NTBSatu, Rabu, 26 Agustus 2026.
Randi menjelaskan, beberapa alasan utama yang menggugurkan puluhan pendaftar pada tahap verifikasi berkas. Kriteria fisik serta batas usia menjadi faktor penentu kelulusan administrasi peserta.
“Banyak pendaftar gugur karena buta warna, mata minus, dan ketidaksesuaian proporsi fisik. Peserta operator juga wajib berusia maksimal 23 tahun,” jelas Randi.
Tahapan Seleksi Lanjutan
Para peserta yang lolos administrasi kini menempuh Tes Potensi Akademik di SMKN 1 Taliwang. Panitia menjadwalkan tahapan seleksi wawancara pada akhir pekan ini di lokasi setempat.
“Kami juga memanggil sembilan peserta angkatan lalu untuk ikut wawancara. Mereka langsung masuk tahap ini tanpa tes akademik lagi,” tambah Randi.
Tahapan penutup menyajikan pemeriksaan kesehatan menyeluruh pada tanggal 1 hingga 5 September mendatang. Panitia mengirim peserta operator untuk pelatihan di Semarang dan bintalsik di Magelang.
Sementara itu, peserta kelas mekanik akan mengikuti seluruh proses pelatihan di gedung baru BLK KSB. Pemkab Sumbawa Barat mendatangkan langsung sarana, alat peraga, dan instruktur UT School ke Taliwang.
Randi menegaskan, seluruh rangkaian rekrutmen hingga program magang industri ini berjalan secara gratis. Peserta yang lolos akan menerima seragam, uang saku, serta sertifikasi kompetensi BNSP.
“Pemerintah daerah tidak memungut biaya apa pun dari para peserta. Kami ingin mencetak tenaga kerja profesional yang siap pakai yang berbasis penempatan,” pungkas Randi. (*)




