98 Persen KK Pande Besi Keluar dari Jeratan Miskin Ekstrem
Mataram (NTBSatu) – Perekonomian masyarakat di Lingkungan Pande Besi, Kelurahan Karang Pule, Kota Mataram, terus menunjukkan perbaikan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya jumlah warga yang berada dalam kondisi kemiskinan.
Kepala Lingkungan Pande Besi, Zaini Abhar mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Dari sekitar 1.500 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Lingkungan Pande Besi, kini diperkirakan hanya 20 KK yang masih masuk kategori miskin.
Dengan demikian, ada 98,7 persen KK, kini tidak lagi masuk kategori miskin. “Kalau tahun yang dulu, ya banyak sekali kemiskinan. Sekarang sudah meningkat, berangsur-angsur naik. Tapi masih ada kemiskinan,” katanya, Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurut Zaini, rendahnya kesempatan kerja pada masa lalu menjadi salah satu faktor yang membuat banyak masyarakat hidup dalam kemiskinan. Banyak warga belum memiliki penghasilan tetap, sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga.
Namun, kondisi tersebut perlahan berubah. Sebagian besar warga kini telah memiliki pekerjaan dengan berbagai profesi, mulai dari pengrajin, pegawai, pedagang hingga buruh kasar. Meningkatnya kesempatan kerja menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perbaikan taraf hidup masyarakat.
Pendampingan Yayasan Baitul Askiya
Selain pekerjaan, berbagai program bantuan sosial turut membantu menurunkan jumlah warga miskin. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah maupun lembaga sosial yang memberikan perhatian kepada keluarga kurang mampu.
Salah satunya Yayasan Baitul Askiya yang selama ini memberikan pendampingan dan bantuan kepada warga Pande Besi. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan kesehatan, pendidikan, serta berbagai bantuan sosial lainnya.
“Bantuan dari pemerintah ada, dan juga ada dari Yayasan Baitul Askiya. Untuk orang sakit ditanggung, begitu juga bantuan pendidikan dan kebutuhan warga yang tidak mampu,” ujarnya.
Zaini menilai perpaduan antara meningkatnya kesempatan kerja dan bantuan sosial telah membantu banyak keluarga memperbaiki kondisi ekonominya.
Zaini juga mengatakan, pemerintah perlu melanjutkan upaya pengentasan kemiskinan, agar keluarga yang masih menghadapi kesulitan dapat meningkatkan kesejahteraan.
“Jadi, tinggal kita perhatikan yang sekitar 20 KK ini, semoga dengan adanya bantuan dari pemerintah dan swasta, mereka semua bisa keluar dari himpitan ekonomi,” tutupnya. (*)




