KesehatanLombok Barat

HUT ke-10, Aruna Senggigi Perkuat Komitmen Cegah Stunting di Lombok Barat

Mataram (NTBSatu) – Memasuki usia satu dekade, Aruna Senggigi Resort & Convention merayakan HUT ke-10 dengan aksi nyata bagi masyarakat. Lewat rangkaian 10 Tentastic: Ten Years of Amazing Journey, Aruna Senggigi menggelar Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Balita pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Sebanyak 44 balita bersama orang tua mengikuti kegiatan di Mandura Multifunction, Aruna Senggigi Resort & Convention. Kegiatan mencakup edukasi stunting, pemeriksaan kesehatan dan gizi, serta pemberian paket bantuan kebutuhan gizi.

Aruna menggandeng Siloam Hospital dan Puskesmas Meninting. Siloam Hospital memberikan edukasi tentang stunting, gizi, pola asuh, dan tumbuh kembang anak. Sementara tenaga kesehatan Puskesmas Meninting memeriksa kesehatan dan gizi 44 balita.

IKLAN

Aruna juga membagikan paket kebutuhan gizi yang terdiri dari vitamin Maltofer, beras 2 kilogram, telur, dan biskuit.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, selaku Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Lombok Barat, hadir melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Hj. Erni Suryana.

General Manager Aruna Senggigi Resort & Convention, Yeyen Heryawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.

“Memasuki usia 10 tahun, kami ingin HUT ini memberi dampak positif bagi masyarakat. Stunting merupakan isu bersama. Karena itu, kami ingin berkontribusi melalui edukasi, pemeriksaan, dan dukungan gizi bagi anak-anak,” ujar Yeyen.

Yeyen berharap kegiatan sosial dapat terus berlanjut dan memperkuat hubungan Aruna Senggigi dengan masyarakat.

“Sepuluh tahun perjalanan kami juga menjadi perjalanan bersama masyarakat. Ke depan, kami ingin terus berkolaborasi dan menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat nyata,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Lombok Barat Apresiasi Langkah Aruna Senggigi

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Hj. Erni Suryana, mengapresiasi langkah Aruna Senggigi dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

“Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat harus bergerak bersama,” ujar Erni.

Ia kemudian menilai edukasi, pemeriksaan kesehatan, pemenuhan gizi, serta pemantauan tumbuh kembang anak perlu dilakukan secara berkelanjutan. “Kami ingin anak-anak Lombok Barat tumbuh sehat dan optimal. Karena itu, kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait