Lombok Timur

Jelang Puncak HUT RI, Wisatawan Mulai Serbu Penginapan di Sembalun

Lombok Timur (NTBSatu) – Puncak libur peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai mendongkrak kunjungan wisata ke Sembalun, Lombok Timur. Sejumlah penginapan mencatat lonjakan pemesanan, bahkan kamar untuk 16-17 Agustus sudah habis dipesan.

Pengelola Sahabat Rinjani, Veti Matuzohrah mengatakan, lonjakan reservasi mulai terlihat menjelang pertengahan Agustus. Meski awal bulan masih relatif sepi, tamu sudah memenuhi seluruh kamar untuk puncak libur nasional.

“Kalau awal Agustus masih sepi. Tapi yang tanggal 16 dan 17 Agustus sudah penuh semua,” katanya, kemarin.

IKLAN

Menurut Veti, kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap Agustus. Wisatawan memanfaatkan momen libur panjang untuk menikmati suasana Sembalun, termasuk mengikuti upacara bendera di perbukitan maupun kawasan Gunung Rinjani. Tahun ini, mayoritas tamu berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Sebagian besar tamu lokal. Biasanya mereka ikut apel bendera di bukit atau di Gunung Rinjani,” ujarnya.

Saat ini, empat kamar yang tersedia di Sahabat Rinjani sudah terisi penuh untuk 16-17 Agustus. Sementara itu, area camping ground dan glamping diperkirakan mulai ramai pada 15 hingga 17 Agustus seiring meningkatnya arus wisatawan.

Veti menilai, lokasi penginapan yang berada tepat di pintu masuk pendakian Gunung Rinjani menjadi daya tarik utama. Dari kawasan tersebut, pengunjung dapat menikmati panorama gunung secara langsung.

“Termasuk yang camping ground, biasanya mulai ramai pas hari libur. Karena lokasinya yang berada tepat di depan Rinjani mungkin ini yang jadi daya tarik” Katanya.

Fasilitas seperti musala, taman, kamar mandi, dan area terbuka juga menjadi nilai tambah bagi wisatawan.

Meski permintaan meningkat, pengelola tidak menaikkan tarif selama libur Agustus. Harga kamar tetap Rp350 ribu per malam. Sementara camping ground dikenakan tarif Rp35 ribu bagi pengunjung yang membawa tenda sendiri.

Pengelola menyewakan tenda dengan tarif Rp175 ribu hingga Rp250 ribu per malam. Harga tersebut sudah termasuk matras, sleeping bag, dan perlengkapan berkemah lainnya. (*)

Artikel Terkait