Lombok Barat

Wisata Sepeda Desa Mambalan Kian Diminati, Lansia Eropa Ikut Gowes di Jalur Persawahan

Mataram (NTBSatu) – Program wisata bersepeda melintasi Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, semakin populer di kalangan wisatawan mancanegara.

Hampir setiap hari, jalur yang menghubungkan Desa Mambalan hingga kawasan persawahan Desa Kekeri ramai dilintasi pesepeda. Baik wisatawan asing maupun lokal.

Sejak 2022, Desa Mambalan telah menjadi salah satu destinasi favorit bagi ratusan wisatawan mancanegara yang datang ke Lombok menggunakan kapal pesiar. Mereka memilih paket wisata bertajuk “A Walk Through Mambalan”, yang menawarkan pengalaman menikmati suasana pedesaan khas Lombok.

IKLAN

Kepala Desa Mambalan Ungkap Keunikan Pedesaan

Kepala Desa Mambalan, Sayid Abdollah Alkaff mengatakan, keunikan lanskap pedesaan dan hamparan persawahan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan asing.

“Sepertinya wisata pedesaan yang berbasis masyarakat menjadi salah satu tujuan wisatawan asing datang ke daerah kami,” kata Apink Alkaff, sapaan akrabnya, Jumat 31 Juli 2026.

Menurutnya, wisatawan yang mengikuti paket bersepeda tersebut didominasi wisatawan lanjut usia (lansia) dari Eropa. Namun, tidak sedikit pula keluarga muda yang datang bersama orang tua mereka untuk menikmati jalur wisata tersebut.

“Seperti wisatawan yang datang kali ini, mereka terdiri dari tiga rombongan dari negara berbeda. Ada para lansia dari Belanda, kemudian rombongan keluarga dari Spanyol dan Jerman,” ujarnya.

Salah satu titik yang paling menarik perhatian wisatawan adalah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Mambalan dengan Desa Kekeri.

Di lokasi tersebut, para wisatawan biasanya berhenti sejenak untuk beristirahat sekaligus mendengarkan penjelasan pemandu mengenai kawasan sekitar. Termasuk keberadaan tempat pemakaman umum sebelum melintasi jembatan.

Setelah melewati jembatan gantung, perjalanan berlanjut menuju hamparan persawahan yang menjadi salah satu panorama favorit wisatawan asing.

Pemandu wisata asal Senggigi, Toni mengatakan, jalur tersebut memang menjadi rute andalan bagi wisatawan yang menyukai olahraga sepeda di alam terbuka.

“Kami memang sering membawa tamu asing melintasi jalur ini. Jembatan gantung menjadi daya tarik tersendiri bagi tamu kami,” katanya.

Rute wisata biasanya mulai dari Desa Mambalan, melintasi Desa Kekeri, hingga berakhir di kawasan Pura Lingsar. Sensasi bersepeda melewati perkampungan dan persawahan menjadi pengalaman yang paling diminati wisatawan.

Salah seorang wisatawan asal Belanda, Riska mengaku terkesan dengan keindahan alam di sepanjang perjalanan. “Saya sangat menikmati bersepeda di daerah ini. Ini sangat indah,” ujarnya. (*)

Artikel Terkait